Ganto.co -Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Detak Alinea, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (UNAND) mengadakan Diskusi Publik dengan mengangkat tema "Refleksi 26 Tahun Reformasi Indonesia, Gagalnya Reformasi dan Matinya Demokrasi" yang diselenggarakan di Gazebo FISIP Unand, Selasa (21/5).
Diskusi publik ini mengundang dua pembicara yaitu Dr.Harry Effendy Iskandar,S.S, M.A selaku Dosen Unand dan Firdaus selaku Presiden Mahasiswa BEM KM UNAND.
Julieta Putri Tirtadatu selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa tema dari acara ini yaitu reformasi sebuah perubahan sistem yang ada di indonesia.
"Reformasi ialah sebuah perubahan sistem yang ada di indonesia sejak berjalannya di presiden suharto pada tahun 1998. Reformasi ini merupakan periode yang merujuk kepada perubahan besar pada suatu negara serta untuk membenahi suatu sistim politik, ekonomi, sosial, dan budaya di negara kita," jelasnya.
Sejalan dengan itu, Harry selaku Dosen Unand mengatakan reformasi ini bisa diatasi dengan membangun sebuah kesadaran politik terhadap masalah yang ada.
"Masalah ini bisa kita atasi dengan membangun sebuah kesadaran politik terhadap masalah yang ada, yang kita coba wujudkan di kampus karena kampus tempat reproduksi pikiran, nilai dan juga penjaga moral sehingga saat mahasiswa berpendapat pemerintah akan terdiam," ujarnya.
Terakhir, Firdaus selaku Presiden BEM KM UNAND berharap diskusi ini bisa menjadi tempat bertukar pikiran dan pendapat.
"Saya berharap acara ini berjalan dengan lancar dan bisa menjadi tempat bertukar pikiran dan menambah pendapat," tutupnya.
Komentar (0)