Ganto.co - Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Geografi Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Negeri Padang (UNP) bekerja sama dengan Yayasan Gajah Sumatera (YAGASU) menanam 4000 pohon mangrove di Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang. Kegiatan ini merupakan bagian dari acara Manusia Peduli Lingkungan Alam (MAPALA) Geografi yang berlangsung pada Sabtu (17/5).
Kegiatan yang bertema "Dunia Dalam Gelombang, Aquatic Symphony" ini diikuti oleh seluruh anggota HMD Geografi, relawan mahasiswa geografi, pihak YAGASU, dan masyarakat sekitar yang bergotong royong menanam pohon mangrove jenis bakau.
Wali Kota HMD Geografi, Habib Azzakia, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja HMD yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan.
"MAPALA Geografi merupakan salah satu program kerja HMD Divisi Pengabdian Masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan dan menjaga kelestarian alam bagi kepentingan manusia dan makhluk hidup," ujarnya.
Ia juga menambahkan harapan agar kegiatan ini memberikan manfaat jangka panjang.
"Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang, memastikan kelestarian lingkungan, kesejahteraan masyarakat pesisir, serta menjadi inspirasi bagi pegiat pecinta alam untuk berkontribusi pada pelestarian lingkungan global dan memerangi perubahan iklim," lanjutnya.
Ketua Pelaksana, Ken Rafael, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini juga untuk mencegah abrasi pantai.
"Penanaman mangrove ini bertujuan melindungi dan mencegah abrasi pantai serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem laut. Kami juga berkolaborasi dengan Yayasan Gajah Sumatera, dibantu oleh masyarakat sekitar dan sekelompok pemancing di pesisir," tuturnya.
Ken berharap kegiatan ini menjadi contoh dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya melestarikan lingkungan.
"Harapannya, penanaman mangrove ini dapat menginspirasi dan menjadi contoh dalam melestarikan ekosistem laut dan menjaga pohon-pohon yang ada, baik di laut maupun di darat," sambungnya.
Acara ini dilanjutkan dengan makan bersama masyarakat dan diskusi ringan mengenai pelestarian serta cara menjaga tanaman yang telah ditanam agar tumbuh dengan baik dan berhasil.
Komentar (0)