Ganto.co - Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Sosialisasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa tentang program MBKM di Auditorium FBS UNP, Sabtu (18/5).
Ketua Panitia Senorica Yulia Sari S.Pd, M.Tesol., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh peserta dari seluruh program studi (prodi) di Departemen Bahasa dan Sastra Inggris (Basing), yaitu Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Inggris, dan Pendidikan Bahasa Jepang.
"Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, informasi, dan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya program MBKM. Berdasarkan hasil survei, kegiatan MBKM yang mendominasi adalah Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dan Kampus Mengajar (KM). Kami berharap program lainnya seperti Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), dan kewirausahaan dapat lebih dimaksimalkan oleh mahasiswa," ucapnya.
Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris Dr. Yuli Tiarina S.Pd, M.Pd., menyampaikan harapannya agar mahasiswa semakin aktif berpartisipasi dalam program MBKM sebagai salah satu Indikator Kinerja Utama prodi.
"Jika banyak mahasiswa yang beraktivitas di luar kampus, reputasi prodi akan meningkat. Hal ini akan membuat kita semua bangga," tuturnya.
Tak ketinggalan, Wakil Dekan I FBS Dr. Havid Ardi S.Pd, M.Hum., turut memberikan sambutan sekaligus membuka acara ini. Ia menekankan pentingnya pengalaman yang dapat diperoleh melalui program MBKM dalam membangun keunggulan kompetitif mahasiswa saat memasuki dunia kerja.
"Pengalaman dari magang dan program internasional akan menjadi keunggulan saat mencari pekerjaan. Jadi, persiapkan diri kalian dengan baik, termasuk penguasaan bahasa asing dan persiapan dokumen perjalanan," paparnya.
Ia juga menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya pengalaman di luar kampus dan mendorong mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam program MBKM.
"Jadi mahasiswa Departemen Bahasa Inggris harus mampu berbahasa asing. Ananda harus punya pengalaman di luar kampus sehingga tidak hanya menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) saja, Jadi persiapkan dari sekarang," tambahnya.
Acara dilanjutkan dengan doa, foto bersama, dan sesi sosialisasi serta diskusi yang dipimpin oleh Staff Ahli MBKM UNP, dan dilanjutkan dengan sesi alumni program MBKM yang berbagi pengalaman dan kesan selama mengikuti program tersebut.
Komentar (0)