Ganto.co - Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) dari Unit Seni Kampus Orange (USKO) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik (FT) berkolaborasi mengadakan penggalangan dana untuk korban banjir bandang di beberapa wilayah Sumatera Barat.
Kegiatan bertajuk "Teknik Peduli" ini berlangsung selama empat hari mulai 13-16 Mei 2024, mengusung konsep live music untuk menarik perhatian masyarakat dan menggalang donasi.
M. Afwan Yorba selaku Ketua BEM FT, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan minat dan bakat mahasiswa teknik di bidang seni, sekaligus membantu para korban bencana.
"Kami mengusung konsep live acoustic untuk galang dana, dikarenakan sekaligus memperkenalkan minat dan bakat dibidang kesenian mahasiswa teknik kepada masyarakat umum serta masyarakat yang ingin mendonasikan dananya terhadap korban bencana yang ada di Sumatra Barat," ujar Afwan saat di wawancara bersama Ganto lewat WhatsApp pada hari Jumat (17/05).
Ia menambahkan bahwa penyaluran dana dilakukan dengan langsung turun ke lokasi peristiwa banjir bandang di beberapa wilayah Sumatra Barat.
"Memang dari teknik akan turun langsung kelapangan pada hari Jumat sampai Minggu," tambahnya.
Sementara itu, Alferon Indra Julianes Ketua USKO UNP ketika dihubungi melalui WhatsApp oleh Ganto pada hari Jumat (17/05) menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama USKO dengan BEM FT.
"BEM FT mengabari Saya untuk melakukan kolaborasi dalam aksi galang dana, kami dari pihak USKO akan menampilkan live music untuk menghibur," jelasnya.
Ia mengatakan Informasi mengenai kegiatan ini disebarluaskan melalui poster, diperluas dengan media sosial, dan melalui Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Fakultas Teknik.
"Penyebaran informasi kami melalui flyer atau pamflet, pemberitahuan secara media sosial maupun melalui Ormawa di teknik," ucap Alferon.
Lebih lanjut, Ia berharap seluruh elemen mahasiswa UNP untuk ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini.
"Saya juga berharap seluruh elemen Ormawa di kampus ini dapat membantu saudara kita yang terkena dampak dan tidak melupakan tujuan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat," tutupnya.
Komentar (0)