Ganto.co - Diselenggarankannya kegiatan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang kedua di Universitas Negeri Padang (UNP) pada tanggal 14-15 Mei membuat banyaknya pedagang yang berjualan di UNP. Hal ini memicu banyaknya sampah berserakan di selokan pintu gerbang utama UNP.
Sejauh ini lingkungan UNP sangat bersih dan nyaman. Kebersihan UNP ini tidak hanya di dalam ruangan saja, tetapi juga dibagian luar UNP. Hal ini disampaikan oleh salah satu mahasiswa yang juga bertugas sebagai Panitia UTBK, Rizky.
"Selama saya berkuliah di UNP ini untuk kebersihannya Alhamdulillah bagus, nyaman untuk mahasiswa,"ucapnya.
Pendapat yang berbeda disampaikan oleh salah satu orangtua UTBK, Yofa. Dia berpendapat bahwa lingkungan di dalam UNP tampak bersih. Namun, pada selokan di depan gerbang utama UNP itu sangat banyak sampah yang menumpuk dan berserakan.
"Menurut saya keberadaan pedagang di depan gerbang utama UNP itu menganggu, karena tidak semua pedagang yang selesai berdagang itu membersihkan kembali dagangannya setelah berjualan, sehingga banyak sampah yang berserakan. Pedagangnya juga harus diedukasi untuk menyediakan tempat sampahnya, agar pembeli bisa meletakkan sampahnya pada tempat yang disediakan. Bisa kita lihat di selokan itu banyak kemasan, sampah minuman," tuturnya.
Sependapat dengan Yofa, Hasadi selaku petugas kebersihan UNP juga mengatakan bahwa ramainya pedagang yang berjualan di depan UNP memberikan pengaruh terhadap kebersihan UNP.
"Keberadaan pedagang itu mungkin berpengaruh terhadap kebersihan UNP, tapi ya namanya orang juga nyari rezeki, kita tidak bisa juga untuk melarang. Pihak atas aja ngebolehin, masa kita yang ngelarang," ucapnya.
Aisyah (19 tahun), salah satu peserta UTBK berpendapat bahwa para pembeli dan mahasiswa harus lebih memiliki kesadaran lagi dalam menjaga kebersihan disekitar UNP, seperti membuang sampah pada tempatnya.
"Kita mungkin tidak bisa nyalahin pedagang sepenuhnya, tapi juga harus ada kesadaran dari pembeli dan mahasiswanya buat buang sampah pada tempatnya. Beberapa orang bukan tidak mau buat jaga lingkungan sekitar, karena tempat sampahnya jauh jadi banyak yang milih sembarangan buang sampahnya," tutupnya.
Komentar (0)