Ganto.co -Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar upacara dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Depan Rektorat UNP, Kamis (2/5).
Upacara diikuti oleh seluruh civitas akademik UNP diantaranya, pimpinan, dosen , tenaga Kependidikan yang mengenakan baju adat tradisional dan mahasiswa serta perwakilan siswa dari sekolah Pembangunan UNP.
Saat upacara berlangsung juga diserahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya 30 bagi satu Dosen UNP, Prof. hendri, Ph.D., IPU dan Satya Lencana Karya 10 untuk satu Dosen, Dr. Elfizon, S.Pd., M.Pd.T serta dua Tenaga Kependidikan, Ade Suryani, A.Md dan Delia Fadila, SE., Ak., M.M.
Dalam pidatonya, Dr. Refnaldi, S.Pd, M.Litt., Wakil Rektor 1 membacakan naskah pidato dari Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim.
"Lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanan kami di Kemendikbud Ristek. Menjadi pemimpin dari gerakan merdeka belajar semakin menyadarkan kami tentang tantangan dan kesempatan yang kita miliki untuk memajukan pendidikan Indonesia," Tuturnya.
Lebih lanjut, ia juga mengatakan bukan hal yang mudah untuk mentranformasi sebuah sistem yang sangat besar, bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran.
"Bukan hal yang mudah untuk mentranformasi sebuah sistem yang sangat besar, bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran. Pada awal perjalanan, kita sadar bahwa membuat perubahan butuh perjuangan. Rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan," Lanjutnya.
Pidato yang dibacakan oleh WR 1 juga membahas tentang tantangan yang tak pernah terbayangkan yakni pandemi. Dampak yang ditimbulkan mengubah proses pembelajaran dan cara hidup secara drastis.
"Pada saat yang sama, pandemi memberi kesempatan untuk mengakselerasi perubahan, dengan bergotong royong kita berjuang dan pulih untuk bangkit menjadi lebih kuat," Jelasnya.
Komentar (0)