"Sumber daya yang tersedia di universitas ini dapat berkontribusi untuk membentuk mahasiswa yang memiliki jiwa enterpreneur, kita menciptakan usaha yang tidak terpikirkan oleh dunia usaha luar, sehingga kita tidak hanya menjadi pesaing, tetapi juga inovator di luar dunia usaha tersebut," tuturnya.
Selanjutnya, Indang menegaskan tidak perlu takut menghadapi masalah keuangan yang terkait dengan otonomi daerah. Ia menunjukkan bahwa hari ini, fakultas pariwisata telah menunjukkan kemajuan yang cukup, seperti aula yang mereka miliki, dan masih banyak lagi prestasi yang bisa diraih, seperti di fakultas olahraga.
"Namun, untuk masa depan, ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, seperti akreditasi laboratorium di berbagai fakultas, termasuk di FMIPA. Akreditasi laboratorium ini dapat menjadi sumber pendapatan tambahan per kapita. Ada berbagai model universitas yang menghasilkan pendapatan langsung, dan ada juga yang melalui keahlian khusus. Oleh karena itu, kolaborasi antar universitas menjadi kunci keberhasilan di masa depan," ungkapnya.
Dr. Ir. Krismadinata, S.T., M.T., menegaskan bahwa dalam konteks otonomi, penting untuk memahami bahwa tidak dapat berjalan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi. Ia menjelaskan untuk mencapai kemajuan dan memenuhi kebutuhan keuangan, perlu bekerja sama dalam mencari sumber pendapatan tambahan.
"SDM adalah aset utama kita. Meningkatkan kualitas dan reputasi SDM harus menjadi fokus utama. Dalam hal ini, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian SDM secara menyeluruh. Prioritas harus diberikan pada pengembangan SDM yang berkualitas untuk mendukung visi UNP. Tanpa SDM yang berkualitas, sulit untuk mencapai tujuan yang diinginkan," jelasnya.
Terakhir, Dr. Ir. Mulya Gusman menekankan bahwa akademik, keuangan, dan SDM merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
"Di bidang akademik, perlu kita tingkatkan reputasi akademik. Misi utama PTNBH adalah meningkatkan kualitas secara keseluruhan, yang harus dijaga melalui tiga aspek otonomi yakni, otonomi akademik, keuangan, dan manajemen atau tata kelola. Pertanyaannya adalah, apa langkah konkret yang dapat diambil untuk menjaga ketiga aspek otonomi ini sehingga kualitas UNP semakin meningkat," tuturnya.
Komentar (0)