Sebelas Bakal Calon (Balon) Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) secara bergantian sampaikan kertas kerja berisi visi misi dan program yang digagas masing-masing calon di Gedung Auditorium UNP, Senin (22/4).
Ketua Panitia Penyampaian Kertas Kerja Balon Rektor UNP, Prof. Dr. M. Zaim mengatakan masing-masing mendapat kesempatan menyampaikan kertas kerja selama 10 menit.
"Untuk penyampaian kertas kerja dibagi dua sesi. Kesempatan pertama untuk enam bakal calon yakni pukul 09.00-10.00 WIB. Kemudian kesempatan kedua pukul 14.10-15.00 WIB dan masing- masing mendapat kesempatan menyampaikan kertas kerja selama 10 menit. Balon Rektor tidak diperkenankan saling menyerang atau menjatuhkan Balon Rektor lainnya," ujarnya.
Selanjutnya, kertas kerja balon Rektor akan dibedah panelis. Adapun yang bertindak sebagai panelis adalah Prof. Dr. Kadarsah Suryadi, DEA, Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) periode 2015-2020; mantan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset Teknologi, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D.; Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D.; serta Rektor UNP periode 2012-2016, Prof. Dr. Phil. Yanuar Kiram.
Berikut kertas kerja masing-masing bakal calon Rektor UNP 2024-2029.
Pertama, Prof. Aldri Frinaldi dengan visi "Universitas Bereputasi Internasional Unggul, Inovatif, Berkarakter".
Kedua, Prof. Dr. Ardipal mengusung visi "Menjadi Pusat Keunggulan Akademik yang Terkemuka Secara Global, Mendorong Inovasi, dan Mempersiapkan Generasi Unggul yang berbudaya di Asia Tenggara".
Ketiga, Dr. Hasrul Piliang mengangkat visi "Menjadi Universitas Bermartabat dan Bereputasi Internasional dalam Menuju Entrepreneurial University Kelas Dunia Tahun 2045".
Keempat, Prof. Dr. Indang Dewata mengusung visi "Menjadi Pusat Keunggulan Pendidikan Berbasis Riset dan Entrepreneurship Global, Inovatif, Kreatif Berkelanjutan untuk Kemajuan Masyarakat Tahun 2029".
Kelima, Krismadinata, Ph.D dengan judul kertas kerja "Knowledge Centre for High-Quality Education, Research and Innovation for Sustainable Development, Income Generating for Financial Resilience, and Social Responsibility".
Keenam, Dr. Ir. Mulya Gusman dengan gagasan "UNP Emas".
Ketujuh, Dr. Refnaldi dengan visi "Menjadi Universitas Riset Terkemuka dan Bereputasi Internasional untuk Kejayaan Bangsa dan Negara".
Kedelapan, Dr. Yaswinda dengan tema kertas kerja "Menuju Universitas Entrepreuner Tangguh dan Bermartabat di Tingkat Internasional"
Komentar (0)