Ganto.co - Kebakaran melanda Aula lantai 3 Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Padang (UNP), Jumat (22/3). Kebakaran tersebut dipicu oleh ledakan AC sekitar pukul 12.45 WIB.
Nella, Sekretaris Direktur Sekolah Pascasarjana memberikan gambaran kronologis kejadian tersebut. Ia mengatakan saat itu sedang berlangsung kegiatan mahasiswa di aula tersebut.
"Ketika itu terdengar ledakan pada pukul 12.45. Kemudian, ibu-ibu civitas akademika berdatangan ke lantai satu melaporkan adanya kebakaran. Semua orang telah turun menuju lantai satu," ujarnya.
Nella juga mencatat adanya percikan api dan asap dari pantauan CCTV, yang kemudian mati. Ia juga mengatakan kejadian tersebut terjadi saat sholat Jum'at sehingga hanya civitas akademika perempuan berada di lokasi.
"Tidak lama kemudian, beberapa satpam datang membawa dua Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api. Setelah itu, tim pemadam kebakaran tiba untuk mengecek situasi," jelasnya.
Lebih lanjut, Ia juga bersyukur atas penanganan cepat yang dilakukan oleh Satuan Pengamanan (Satpam) sehingga api tidak menjalar dan kerusakan dapat diminimalkan.
Di sisi lain, Azka Hanifa selaku pengurus Unit Kegiatan Kerohanian (UKK), mengungkapkan sebelum ledakan tersebut tengah berlangsung Kajian Muslimah yang diikuti 50 orang mahasiswa di lokasi kejadian.
Azka mengatakan saat kegiatan berlangsung sound system dan infocus tidak bisa digunakan sehingga pemateri tidak menggunakan mic.
"Saat penyampaian materi, AC di belakang meledak. Saat itu kami langsung berlari, karena kami tidak tahu letak sekring," ujarnya.
Hal tersebut turut dibenarkan oleh Ifa Prastika, salah satu pengurus UKK yang turut berada di lokasi kejadian. Ifa mengatakan saat itu AC tersebut sudah terdapat percikan api kecil.
"Saat itu kami berlarian keluar aula dan Cleaning Service (CS) juga tidak mengetahui letak sekring," jelasnya.
Azka juga menuturkan kemungkinan penyebab kebakaran tersebut karena korsleting.
"Kata CS, sebelum ini sempat terjadi korsleting, namun tidak menimbulkan kebakaran hanya hitam (kabelnya hangus)," tuturnya.
Terakhir, Ia menyayangkan tidak adanya APAR di lokasi dan tidak berfungsinya Alarm kebakaran.
"Alarmnya tidak hidup sedangkan lokasi sudah berasap. Untungnya tidak ada korban pada kejadian ini," tambahnya.
Sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait kejadian kebakaran dari pihak yang berwewenang.
Komentar (0)