Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), mengadakan Peringatan 100 tahun karya Sastrawan Mendunia AA Navis: Jejak Inspirasi yang Abadi di Baginfo Aziz Chan Youth Center, Sabtu (9/3).
Acara yang bertemakan "Robohnya Suara Kami dan Bangkitnya Sastra Indonesia" adalah bentuk peringatan dan inisiasi untuk memperkenalkan kembali terhadap karya dan pemikiran Ali Akbar Navis kepada public secara luas sekaligus mengkontekstualkan muatan dari karya dan pemikiran AA. Navis dengan situasi Indonesia saat ini.
Peringatan dimulai Maret hingga November mendatang, Peringatan nasional dilaksanakan pada 17-19 November di Taman Ismail Marzuki. Lalu di tingkat Internasional digelar pada 11-15 November 2024 yang akan digelar di markas Unesco Paris.
Drs. Muh. Abdul. Khak, M.Hum, dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa dengan adanya AA. Navis sebagai sastrawan terkenal yang berasal dari Sumatra Barat, hal ini bisa menjadi tantangan bagi anak muda saat ini untuk melestarikan sastrawan baru dari Sumbar.
"AA. Navis sebagai sastrawan terkenal dari Sumatera Barat, yang mana dari dulu Sumatera Barat ini memang gudangnya para sastrawan, namun saat ini mungkin ada namun sudah berkurang. Hal ini bisa dijadikan tantangan bagi anak muda saat ini untuk melestarikan dan melahirkan sastrawan baru dari Sumatera Barat ini," tuturnya.
Lebih lanjut, Abdul berharap kedepannnya agar acara peringatan terhadap karya-karya sastrawan AA. Navis ataupun sastrawan lainnya di Sumatra Barat selanjutnya bisa diteruskan oleh Universitas dan juga sekolah-sekolah yang ada di Sumatra Barat ini.
"Untuk kedepannya saya berharap acara seperti ini bisa dilanjutkan oleh Universitas terutama yang memiliki jurusan sastra dan juga sekolah-sekolah yang ada di Sumbar ini," harapnya.
Terakhir, ia menyampaikan harapannya agar semua orang yang hadir bisa mendapat informasi dan banyak perspektif yang lebih mendalam terkait karya dari AA. Navis dan juga perjalanan hidupnya dari narasumber yang di hadirkan.
"Para hadirin dapat mendengarkan dengan seksama penyampaian dari narasumber, dan bisa mendapat informasi dan banyak perspektif yang lebih mendalam terkait karya dari AA. Navis dan juga perjalanan hidupnya dari narasumber yang di hadirkan pada hari ini," ucapnya.
Rangkaian acara yang diadakan pada tahap peluncuran acara peringatan 100 tahun karya Sastrawan Mendunia AA. Navis ini yang pertama diadakannya Gelar wicara yang bertajuk "Merayakan 100 tahun AA. Navis", kedua Pemutaran Film dokumenter A.A. Navis: Satiris dan Suara Kritis dari Daerah yang diproduksi Yayasan Lontar, dan ditutup dengan Pertunjukan teater "The Convincers of Heaven Collapse (Adaptasi Cerpen Robohnya Surau Kami) oleh Indonesia Performance Syndicate"next12
Komentar (0)