Kembali satpam UNP yang piket malam regu dua berhasil menggagalkan tindak kejahatan di kampus. Kali ini tim keamanan UNP itu berhasil menangkap pencuri kotak amal masjid UNP Al-azhar, Selasa malam (7/5).
Penangkapan bermula ketika Bambang Sutrianto petugas keamanan UNP berjaga di posko gerbang utama kampus. Sekitar jam 23.00 WIB ketika lampu masjid sudah padam, Bambang melihat seseorang di lantai dua hendak meloncat turun. Ia mulai curiga dan memanggilnya.
"Maliang ang yo?" teriak Bambang.
"Ndak bang, wak takuruang. Tadi wak takalok," ujar tersangka yang diketahui bernama Yuda.
Awalnya, Yuda anak yang sudah putus sekolah di kelas 1 SMA itu tidak mengaku jika Dia hendak mencuri kotak amal masjid. Ia mengaku hanya tertidur di dalam masjid dan terkunci di dalam. Namun Yuda tidak bisa mungkir lagi, ketika ada rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang melihatkan ia tengah beraksi. CCTV tersebut terekam tanggal 23 April lalu, sekitar jam yang sama. "Awalnya ia tidak mengaku, malah silahkan lapor ke polisi katanya. Tapi ketika petugas masjid menampilkan CCTV, ia tidak bisa menghindar lagi," ujar Bambang.
Sebelumnya Yuda pernah mencuri kotak amal di tempat yang sama. Kala itu ia berhasil memecahkan kotak amal yang berisi uang sebesar Rp. 81.000,-. Namun sayang, aksinya kali itu terekam CCTV masjid. Menurut pengakuan Yuda, ia terpaksa melakukan tindakan itu, karena terdesak hendak membayar hutang. "Saya terpaksa bang. Saya punya hutang enam puluh tujuh ribu sama teman," ujarnya.
Yuda akhirnya dibawa ke kantor polisi Padang Utara bersama barang bukti, sebatang besi untuk memecahkan kotak amal. "Kami serahkan saja kepada polisi, karena ini termasuk tindakan criminal," ujar Bambang. Duni
Komentar (0)