Ganto.co - Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Genta Andalas mengadakan kegiatan Pelantikan Pengurus UKPM Genta Andalas Periode 2023/2024 di Gedung Seminar PKM Universitas Andalas, Jumat (1/3).
Kegiatan ini mengangkat tema " Bersinergi, Bangun Generasi Pers Mahasiswa yang Kritis dan Berkredibilitas". Turut hadir Pembina UKPM Genta Andalas; Dr. Rembrandt, SH, M.Pd, Lembaga Pers Mahasiswa se- Sumatra Barat, serta selingkup Unit Kegiatan (UK) Universitas Andalas.
Dalam sambutannya Dr. Rembrandt, SH, M.Pd sebagai pembina, menyampaikan bahwa tidak semua mahasiswa bisa berorganisasi dan termasuk Genta Andalas sangat aktif melakukan pemantauan pesta demokrasi kemarin di Pemilu Presiden dan Wakil Presiden beserta jajaran lain.
"Tidak semua mahasiswa bisa berorganisasi dan saya melihat di beberapa media sebagai pers kampus Genta Andalas sangat aktif melakukan pemantauan pesta demokrasi kemarin di Pemilu Presiden dan Wakil Presiden beserta jajaran lainnya," ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang berkesempatan hadir pada kegiatan ini dan berharap semoga pelantikan pengurus tahun ini memiliki kualitas yang tinggi dan lebih baik dari sebelumnya.
Selanjutnya, Zulkifli Ramadhani sebagai Pemimpin Umum UKPM Genta Andalas dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk pemberian amanah dan pergantian kepengurusan Genta Andalas sendiri sudah diberikan sejak Oktober lalu.
"Pemberian amanah dan pergantian kepengurusan Genta Andalas sudah diberikan sejak Oktober lalu namun untuk pelantikan itu menyesuaikan dengan surat keputusan rektor yang dikeluarkan bersama dengan semua UKM Universitas Andalas," tuturnya.
Zulkifli juga berharap sesuai dengan tema yang diangkat pada kepengurusan ini dapat bersinergi bersama, menjalankan kepengurusan untuk mencapai tujuan untuk menjadi pers mahasiswa yang kritis dan berkredibilitas.
"Dengan mengangkat tema ini harapannya pada kepengurusan Genta Andalas periode 2023/2024 ini kita bisa bersinergi bersama, menjalani kepengurusan untuk mencapai tujuan menjadi pers mahasiswa yang kritis dan berkredibilitas," tutupnya.
Komentar (0)