"Saya berencana akan menyeleksi beberapa mahasiswa untuk kita magangkan di kemahasiswaan. Mulai tahun lalu, peran mahasiswa sudah kita libatkan, supaya menambah jam terbang adik-adik. Kita punya 53 ribu mahasiswa, yang berorganisasi itu kurang dari 10%, dan mahasiswa ini yang akan mengisi sesuai passion dan bakatnya masing-masing," jelasnya.
Ia juga berharap ada penyesuaian dengan tuntutan zaman, dan menjelaskan pentingnya menguasai teknologi untuk memiliki daya saing dalam karir kedepannya.
"Saya berharap, kita ada penyesuaian-penyesuaian, karena tuntutan zaman berbeda. Dulu mungkin kita tidak ada sentuhan teknologi, semuanya manual, sekarang kita mesti menguasai teknologi dan literasi, kita harus membaca, kita harus mendengar, supaya kita update, diterima dan memiliki daya saing dalam karir kedepannya," jelasnya.
Ia menyampaikan ada empat keterampilan yang harus dimiliki di abad-21, di antaranya:
Pertama, komunikasi, skill kemampuan berkomunikasi yang efektif, bagaimana kita menyampaikan informasi dengan tidak bertele-tele, tidak membuang waktu, dan urgensinya sampai, itu semua kita dapatkan di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Kedua, team work atau bekerja sama. Bagaimana kita menahan diri, kalau kita punya keinginan dan merasa bahwa pendapat kita itu benar, tapi harus mengalah dengan keputusan bersama yang telah disepakati, harus demokrasi. Bagaimana menyelesaikan suatu pekerjaan bersama-sama dengan satu visi satu tujuan.
Ketiga, problem solving atau penyelesaian masalah. Kita semua punya masalah, maka harus punya kemampuan ini, jangan justru menjadi bagian dari masalah, harus sportif.
Keempat, relasi dan kolaborasi. Bagaimana kita bisa membangun jaringan, menambah teman dan menjaga hubungan. karena itu akan mendatangkan rezeki.
Komentar (0)