Ganto.co- Majelis Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (MPM KM), Universitas Negeri Padang (UNP) bersama Pantia Pemilihan Umum (PPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Pawanslu) gelar sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UNP. Kegiatan perdana pasca dilantiknya PPU dan Pawanslu ini diselenggarakan di Ruang Serbaguna Falkultas Teknik (FT) UNP pada Senin (16/2).
Direktur kemahasiswaan dan alumni, Dr. Asep Sujana Wahyuri, S.Si, M.Pd yang turut hadir menuturkan panitia harus mampu menjangkau keseluruhan mahasiswa.
"Sekarang seluruh mahasiswa UNP tersebar di 10 kabupaten kota, maka harus mampu menjaring keseluruhannya," tuturnya
Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Iqbal Firmansyah selaku Anggota PPU sekaligus Ketua Komisi III MPM KM sebagai pemateri.
Pada penyampaian materi, Iqbal menjabarkan alur dari kegiatan pemilu kali ini di antaranya, sosialisasi (16-18 februari 2024), pendaftaran bakal calon (19-24 februari 2024), verifikasi awal (25 februari 2024), verifikasi akhir (28 februari 2024), penetapan dan pengambilan nomor urut calon (29 februari 2024), kampanye monologis (1-4 maret 2024), kampanye dialogis (3 maret 2024), masa tenang (5-6 maret 2024) hingga pemilu (7 maret 2024).
"Dalam rangkaian timeline ini kita masih bisa menginformasikan kepada publik agar tidak lupa memberikan suara," tuturnya.
Pada sesi tanya jawab, Muhammad Arvito Ramadhan salah satu peserta menanyakan alasan dilaksanakannya kampanye selama empat hari.
"Pada konstistusi KM UNP disebutkan bahwa kampanye dilaksanakan selama sepuluh hari sedangkan di timeline hanya empat hari," tanyanya.
Vito yang merupakan Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Falkultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) ini turut mempertanyakan singkatnya masa sosialisasi pemilu.
"Bagaimana keterlibatan mahasiswa dalam pemilu, sedangkan masa sosialisasi hanya tiga hari, sedangkan kampus UNP banyak. Bagaimana cara memberi tahu khalayak umum," lanjutnya.
Menanggapi hal tersebut, Iqbal menuturkan sosialisasi pemilu ini akan dilaksanakan menggunakan berbagai media.
"Sosialisasi ini bisa menggunakan media masa dan untuk kampus cabang bisa menggunakan spanduk. Perlu diingat lagi tidak ada larangan untuk mensosialisasikan pemilu pada masa rangkaian tahapan ini," tanggapnya.
Iqbal juga menjelaskan alasan masa tahapan pemilu yang terkesan singkat.
"Terkait masa kampanye ini, kita dari PPU telah berusaha menyusun rangkaian kegiatan semaksimal mungkin. Rangkaian ini memang terkesan sangat singkat, karna kepengurusan BEM harus dilantik pada awal bulan Maret ini," jelasnya.
Terakhir, Iqbal menuturkan PPU akan berusaha maksimal dalam rangkaian pemilu agar mahasiswa yang turut memilih lebih dari 50 % atau 80%.
Komentar (0)