Puluhan Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) yang dimotori BEM Fakultas selingkup UNP dan Ormawa selingkup UNP melaksanakan aksi damai di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat pada Senin (12/2).
Dalam aksi damai tersebut, aliansi mahasiswa UNP menyuarakan Pemilu damai dan menegaskan bahwa mahasiswa UNP tidak terlibat kepentingan politik manapun.
Dedek Wiradie, koordinator aliansi menyatakan bahwa perlu penegasan kembali kepada mahasiswa UNP, agar tetap pada alur semestinya yakni mitra kritis pemerintah.
"Kita mahasiswa UNP tidak peduli siapapun yang menang nanti kita akan tetap sebagai mitra kritis pemerintah, masalah pilihan kami menjunjung tinggi asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil," ujarnya.
Tak ketinggalan, Rifaldi Makriwal selaku Koordinator lapangan aksi tersebut, menyayangkan beberapa oknum mahasiswa yang membawa nama mahasiswa demi kepentingan pribadi.
"Kami melihat beberapa peristiwa-peristiwa politik hari ini. Salah satunya, kami sangat menyayangkan adanya sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Sumatera Barat yang menyatakan dukungan. Kami memandang ini sebagai penjajahan terhadap nilai-nilai pergerakan mahasiswa dan mencederai integritas mahasiswa," ucapnya.
Adapun poin-poin deklarasi Aliansi Mahasiswa UNP yang diorasikan sebagai berikut:
Pertama, mahasiswa UNP yang hari ini diwakili Ketua dan perwakilan BEM Fakultas selingkup UNP menyatakan bahwa mahasiswa UNP tidak memiliki keberpihakan secara kelembagaan.
Kedua, atas nama pilihan, mahasiswa UNP berpegang teguh dengan asas bebas rahasia, dimana pilihan itu adalah hak pribadi dan bersifat rahasia.
Ketiga, maka dari itu, atas nama aliansi mahasiswa UNP kami BEM Fakultas selingkup UNP menyatakan tetap berada pada fungsi mitra kritis pemerintah.
Keempat, siapapun yang pada akhirnya memenangkan kontestasi Pemilu 2024, kami tetap memegang teguh fungsi sebagai mitra kritis, yakni menddukung secara penuh segala hal positif dan mengkritik segala hal negatif
Komentar (0)