Arwindya juga berpesan kepada penerima KIP-K untuk tidak memberikan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) atau pin kepada siapapun.
"ATM itu dijaga jangan diberikan pin tersebut kepada orang lain. Jangan diberikan kepada teman atau siapapun. Dalam menggunakan pin jaga kerahasiaannya jangan sampai orang lain tau,"ujarnya.
Terakhir, ia meminta penerima untuk segera mengaktifkan mobile banking BTN karena itu akan berguna untuk mengatur keuangan.
"Nanti setelah registrasi diwajibkan untuk mengaktifkan mobile banking yang berguna untuk mengatur keuangan," tutupnya.
Komentar (0)