Ganto.co-Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan seminar dengan tema "Mental Health Awareness, Is It Ok Not To Be Ok"di Aula Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (16/12).
Suksesnya acara ini juga dengan dukungan berbagai sponsor, diantaranya Bank Nagari, UPT Layanan Psikologi Universitas Negeri Padang, CV. Widya Talenta Harmoni, VIP Consulting, Narapsikologi Edutech Consulting, dan Psikoliimo. Beberapa pihak seperti orang tua dan guru mengharapkan kedepannya kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali bukan hanya untuk pelajar dan mahasiswa namun juga untuk berbagai kalangan.
Tuti Rahmi, M.Psi., selaku ketua HIMPSI SUMBAR mengatakan bahwa, seminar ini merupakan salah satu program kerja dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan (LITBANG) HIMPSI SUMBAR.
"Terlaksananya acara ini merupakan program kerja dari Litbang HIMPSI, kami ingin memberikan pengetahuan tentang kesehatan mental untuk masyarakat terkhususnya mahasiswa,"ujarnya.
Ia juga berharap mahasiswa yang hadir dalam seminar ini menjadi pelopor dalam kesehatan mental.
"Kami berharap adik-adik yang datang hari ini dapat menjadi pelopor kesehatan mental di lingkungannya masing-masing,"ujarnya.
Lala Septiani, M. Psi selaku ketua panitia acara menyampaikan, seminar ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus bunuh diri di Sumatera Barat (Sumbar) dalam dua bulan terakhir.
"Seminar ini diadakan karena dua bulan terakhir isu kesehatan mental banyak memakan perhatian seiring dengan peningkatan kasus terkait kesehatan mental, salah satu yang memprihatinkan adalah meningkatnya kasus bunuh diri,"ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa tingkat kasus bunuh diri di Sumatera Barat menempati posisi no tujuh di indonesia.
"Data dari Polri memaparkan bahwa tingkat kasus bunuh diri Sumatera Barat berada pada peringkat ke tujuh dari seluruh provinsi di Indonesia dan ini sangat memprihatinkan, karena itu kami dari HIMPSI SUMBAR mengadakan kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat agar kita lebih aware dengan kesehatan mental," tutupnya.
Komentar (0)