Ganto.co - Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM UNP serta Organisasi Mahasiswa (Ormawa) selingkup UNP menyelenggarakan sholat ghoib dan doa bersama untuk korban erupsi Gunung Marapi di Masjid Raya Al-Azhar UNP, Jumat (8/11).
Dalam wawancaranya bersama Ganto, Presiden Mahasiswa BEM KM UNP, Gavri Ihsan Afif menjelasakan bahwa, sholat ghoib merupakan hasil dari konsolidasi yang dilangsungkan sebelumnya. Ia juga menambahkan adanya rencana KM UNP menggalang dana untuk keluarga korban erupsi.
"Sholat ghoib merupakan salah satu hasil konsolidasi dan juga langkah inisiatif dari teman-teman KM, BEM, dan Ormawa selingkup UNP yang tengah berduka, dalam musibah erupsi yang memakan korban jiwa, dan lima diantaranya adalah mahasiswa UNP. Perencanaan kedepannya, kita juga akan menggalang dana untuk keluarga korban erupsi," ujarnya.
Selanjutnya, Ia mengatakan sholat ghoib direspon sangat baik oleh KM UNP dan pihak mesjid. Ia berharap kepada pihak kampus agar tetap memberikan aksi konkret dalam menanggapi musibah erupsi.
"Respon dari teman-teman KM UNP dan regulasi dari pihak masjid sangat baik. Harapannya, pihak kampus terus memberikan aksi konkret dan menyusul langkah inisiatif KM UNP dalam merespon musibah ini," ujarnya.
Al Vikri, selalu Ketua Umum Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) menjelaskan apa yang menjadi pembeda antara sholat ghoib dengan sholat jenazah.
"Tata cara sholat ghoib sama dengan sholat jenazah biasanya, mulai dari niat hingga bacaan. Perbedaannya, kalau sholat jenazah itu jenazahnya ada di depan kita, sedangkan sholat ghoib itu jenazahnya tidak ada di depan kita. Semisal mayatnya sudah dikuburkan, atau sudah berada di tempat lain dan kita tidak bisa mengunjungi rumah duka, kita bisa menyolatkan dengan cara sholat ghoib," jelasnya.
Terakhir, Ia mengungkapkan turut berbelasungkawa atas musibah erupsi yang terjadi, dan berpesan kepada seluruh civitas akademika UNP agar waspada dan berusaha selalu dalam keadaan yang terbaik.
"Turut berbelasungkawa atas musibah erupsi. Itu merupakan takdir yang tidak bisa kita elakkan, dan pesannya untuk seluruh civitas akademika UNP agar tetap waspada dimanapun kita berada, karena maut dan rezeki itu kita tidak pernah tahu, maka usahakan kita selalu dalam keadaan yang terbaik," tutupnya.
Komentar (0)