Ganto.co - Departemen Administrasi Pendidikan (AP) Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema "Tantangan dan Peluang Administrasi Pendidikan di Era Sosiety 5.0" di Gedung Aula Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Kamis (09/11).
Seminar ini dihadiri oleh dosen dari UIN Bukittinggi, Dr. Supriadi, S.Ag., M.Pd., dengan mengangkat sub tema "Kemajuan Teknologi AI dalam Manajemen Pendidikan". Supriadi menjelaskan bahwa, Artificial Intelligence (AI) itu sistem yang dapat berpikir rasional dan bertindak berdasarkan hasil penalaran.
Selanjutnya, ia mengatakan AIatau kecerdasan buatan sudah melebur dalam kehidupan kita dan sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Kita sudah ketergantungan dalam menggunakan AI, salah satu contohnya menggunkanGoogle mapsuntuk mencari lokasi.
"Tanpa kita sadari AI ini sudah merasuki semua lini dalam kehidupan kita," tuturnya.
Ia juga mengatakan bahwa AI seperti pisau bermata dua yang bisa dimanfaatkan untuk perbuatan baik dan jahat.
"Salah satu resiko AI itu pancingan. Nanti orang akan mendapatkan satu aplikasi kamuflase yang pada dasarnya jaringan AI yang dibuat dan ketika kitadownloadakan merasuki seluruh bagian perangkat kita baik software maupun hardware," ujarnya.
Terkahir, Supriadi menjelaskan dua sisi AI yang dampaknya sesuai dengan cara dan tujuan dalam penggunaannya.
AI itu seperti pisau yang dapat bermanfaat positif dan negatif. Semua pilihan di tangan kita. Apakah kita akan menggunakannya untuk kebaikan atau untuk hal yang merugikan," tutupnya.
AI Bagaikan Pisau Bermata Dua
Komentar (0)