Ganto.co - Universitas Negeri Padang (UNP) bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI, Prof. Drs. Anwar Sanusi, ,MPA, Ph.D. Adakan kuliah umum di Auditorium UNP, Rabu (25/10).
Anwar Sanusi, selaku narasumber menjelaskan beberapa materi mengenai tantangan dan dinamika ketenagakerjaan di era digital seperti reformasi pendidikan dan pelatihan vokasi, optimalisasi dan layanan pasar kerja, perluasan kesempatan kerja, jaminan sosial dan perlindungan tenaga kerja yang adaptif, serta hubungan yang industrial yang harmonis.
Ia menambahkan bahwa, hubungan industri yang harmonis adalah bagaimana menciptakan hubungan antara pekerja dengan yang memberi pekerjaan, agar sama-sama saling membutuhkan.
"Kami mengembangkan ekosistem digital agar menjadi fasilitas pelayanan untuk ketenagakerjaan. Jadi, semua ini ada dalam sistem informasi aplikasi pelayanan siap kerja. Kami sudah melakukan sosialisasi seperti membuka kios-kios kerja, kita dorong adek-adek ini memiliki sertifikasi kompetensi, sebagai insan akademi dari tantangan-tantangan yang harus kita respon bersama," ujarnya.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar dapat menjaga motivasi yang sudah ada pada diri mereka.
"Jagalah motivasi yang ada di dalam diri agar bisa berkembang, dengan motivasi itulah anda bisa meneguhkan arah apa yang akan anda lalui atau hadapi dan teruslah belajar," harapnya.
Dekan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP), Prof. Dra. Asmar Yulastri, M.Pd., Ph.D., berpesan agar mahasiswa tidak hanya berharap pada pekerjaan formal saja.
"Mulai saat ini jangan hanya berpikir untuk bekerja di bidang formal setelah tamat kuliah nantinya, tetapi berpikirlah bagaimana cara agar anda dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri," pesannya.
Terakhir, Yulastri juga menambahkan agar mahasiswa menjadikan tantangan-tantangan dalam hidup sebagai pelajaran untuk meningkatkan kapasitas diri.
"Kapan pun dan di mana pun tetaplah belajar, anggaplah tantangan-tantangan yang datang itu sebagai pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas diri, dan sebagai bekal untuk masuk ke tengah-tengah masyarakat yang produktIf," tutupnya.
Komentar (0)