Ganto.co - Dalam rangka Dies Natalis UNP yang ke-69, KSR PMI adakan talkshow dengan dr. Pudia M. Indika, M.Kes., AIFO-K, selaku pemandu dan dr. Diego Lesgenia, Sp.PD, spesialis penyakit dalam selaku pemateri. Acara ini dilaksanakan di Auditorium UNP, Selasa (24/10).
Dalam pembukaan acara, Pudia menjelaskan bahwa, "kita tidak usah mengobati orang lain. Kenapa? karena kita sangat berharap rakyat Indonesia dan seluruh manusia yang ada di bumi ini tidak terkena penyakit."
Dalam materinya, Diego menjelaskan hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit metabolik tanpa gejala, dan dikenal dengan silent killer.
"Hipertensi adalah keadaan meningkatnya tekanan darah, yang mana kondisi normal seharusnya berada kurang dari angka 120/80. Sedangkan, seseorang dikatakan dalam kondisi hipertensi jika tekanan darahnya lebih besar dari 140/90. Jika tekanan darah seseorang mencapai 160/100, maka dikatakan sebagai hipertensi derajat kedua," paparnya.
Diego menyarankan agar memulai untuk gaya hidup yang sehat, supaya dapat mencegah dan mengendalikan terjadinya hipertensi.
"Untuk mencegah hipertensi sebaiknya kita memulai untuk hidup sehat. Seperti mengurangi konsumsi garam, menjaga berat badan ideal, dan rutin berolahraga. Lalu yang paling penting tentu berhenti merokok dan rutin untuk memeriksa tekanan darah," jelasnya.
Diego juga menjelaskan bahwa, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan komplikasi serius pada pembuluh darah, termasuk serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal. Oleh karena itu, menjaga tekanan darah untuk tetap normal sangat penting.
"Peluang hipertensi dan diabetes akan bertambah dengan riwayat penyakit genetik (keturunan) akan meningkatkan penyakit metabolik tersebut. Oleh karena itu, pemantauan dan perubahan gaya hidup sangat diperlukan," tambahnya.
Diego memaparkan bahwa penderita diabetes akan merasakan gejala seperti, rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, dan penurunan berat badan dapat menjadi indikasi penyakit ini. HbA1c adalah salah satu cara efektif untuk mendiagnosa diabetes.
Diego menekankan pentingnya fokus pada penurunan kadar gula darah. Ia juga menyarankan untuk mengurangi konsumsi gula, menjaga berat badan ideal, mengurangi stres, dan berhenti merokok, untuk kasus yang lebih parah, suntikan insulin bisa menjadi opsi.
"Komplikasi paling jahat dari diabetes adalah mengancam hidup oleh karena itu, kesadaran akan kesehatan dan pencegahan sangat penting, terutama bagi generasi muda yang seringkali kurang peduli terhadap kesehatan mereka," tutupnya.
Komentar (0)