Ganto.co - Dalam rangka penguatan ekosistem Cagar Budaya (CB) dan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) di sepanjang kawasan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahluno (WTBOS), Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset Dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar pembukaan (Kick Off) Galanggang Arang di Fabriek Block, Kamis (19/10).
Kegiatan dengan tema "Galanggang Arang, Anak Nagari Merayakan Warisan Dunia" ini bertujuan untuk menghidupkan semangat menggali berbagai potensi alam dan budaya melalui berbagai perayaan budaya anak nagari, pameran, seminar, musyawarah dan media seni budaya lainnya yang berbasiskan pada kreatifitas.
Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., dalam sambutannya berterima kasih kepada Kemendikbudristek atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) dalam melaksanakan kegiatan Galanggang Arang ini serta mengungkapkan rasa bangga atas ditetapkannya WTBOS sebagai warisan dunia.
"Atas nama Pemprov Sumbar, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Kemendikbudristek Republik Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan Galanggang Arang dalam rangka penguatan WTBOS. Sumbar sangat bangga atas penetapan UNESCO terhadap WTBOS sebagai warisan dunia ini karena satu dari enam warisan dunia yang ada di Indonesia terletak di Sumbar, dan uniknya tidak hanya terletak di satu Kabupaten/Kota saja, namun melibatkan tujuh Kabupaten/Kota di Sumbar," ungkapnya.
Ia juga menuturkan bahwa tujuh Kabupaten atau Kota yang terlibat, memiliki peran penting dalam eksploitasi tambang batubara serta peran penting Kereta api bagi daerah-daerah yang dilaluinya.
"Lahirnya ruang publik, ruang bagi interaksi manusia, peredaran barang dan sebagainya adalah dampak penting Kereta api kepada daerah-daerah yang dilaluinya. Serta sebagai alat transportasi, tujuh Kabupaten/Kota ini memiliki peran yang penting dalam eksploitasi tambang batubara yang terhubung dari Kota Sawahlunto hingga ke Kota Padang," ujarnya.
Ia berharap agar kegiatan ini menjadi wadah gotong royong dan ajang untuk menggali nilai budaya di sepanjang warisan budaya tersebut.
"Melalui Galanggang Arang ini, diharapkan dapat menjadi wadah gotong royong bagi segenap pemangku kepentingan untuk bersama-sama menggali nilai cagar budaya dan objek kemajuan kebudayaan yang tersebar di sepanjang kawasan warisan budaya ini," harapnya.
Terakhir, Ia menyatakan kesiapan Pemprov Sumbar untuk berkontribusi mendukung program kebudayaan dalam menjaga esensi WTBOS sebagain warisan dunia
Komentar (0)