Ganto.co - Tim Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) memberikan pelatihan kepada ustadz/ustadzah di SMP IT An-Nahl tentang penyusunan modul ajar yang inovatif, adaptif, dan kolaboratif berbasis kurikulum merdeka, Selasa (15/8).
Tim Pengabmas UNP yang di ketuai oleh Dr. Lusi Susanti, M.Pd melakukan pelatihan bagi guru-guru di SMP Islam Terpadu An-Nahl yang berlokasikan di Kenagarian Guguak VIII Koto, Guguak VIII Koto, Kec. Guguak, Kab. Lima Puluh Koto pada hari, Selasa, 15 Agustus 2023.
Ustadz Asrat Chan, Lc., selaku Ketua Yayasan SMP IT An-Nahl menyampaikan ucapatn terima kasih kepada tim Pengabmas yang telah memilih sekilah mereka.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah menjadikan sekolah kami sebagai mitra kegiatan pengabdian Masyarakat ini," ucapnya.
Asrat berharap agar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat dilanjutkan dan ditingkatkan untuk masa yang akan datang dalam rangka membantu pengembangan dan pembinaan sekolah mereka.
"Tema pengabdian yang diangkat pada kesempatan ini merupakan hal yang sangat penting bagi ustadz/ustadzah kami, sehingga besar harapan terhadap ustadz/ustadzah untuk bersungguh-sungguh dan serius dalam kegiatan ini agar dapat kita implementasikan dalam proses pembelajaran. Memiliki kemampuan dalam menyusun sebuah modul merupakan sesuatu yang harus diupayakan untuk dimiliki oleh Guru," ungkapnya.
Kegiatan pelatihan atau bimtek ini diikuti oleh para guru SMP IT An-Nahl dengan menghadirkan para narasumber yakni Dr. Anisah, M.Pd., Novrianti, M.Pd, Dr. Hanif Alkadri, M.Pd. Yulianto Santoso, M.Pd. dan Widiawati, M.Pd.
Lusi Susanti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seorang pendidik memiliki kewajiban untuk turut berkembang sesuai dengan perkembangan kurikulum dalam pembelajaran.
"Kita sebagai pendidik berkewajiban untuk terus melakukan pengembangan diri dan menyesuaikan diri dengan tuntutan pembelajaran yang terus berkembang. Berkembangnya kurikulum pembelajaran tentu berimplikasi pada proses pembelajaran yang dilaksanakan."
Lusi juga menambahkan, "kemampuan pendidik dalam menyusun dan mengembangkan modul ajar ini merupakan hal yang sangat penting bagi pendidik dalam rangka melaksanakan pembelajaran yang terencana dan sistematis. Hal ini berimplikasi bahwa kemampuan pendidik dalam menyusun modul ajar yang inovatif, adaptif, dan kolaboratif dalam rangka implementasi kurikulum merdeka merupakan sesuatu yang harus dikembangkan," tuturnya
Komentar (0)