Ganto.co- Forum Studi Dinamika Islam Fakultas Ilmu Sosial (FSDI FIS) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan acara Obrolan Seputar Generasi Islam (Onstagram). Ini merupakan kegiatan rutin FSDI FIS yang dilaksanakan di Musholla FIS UNP, Rabu (18/10).
Kegiatan yang mengangkat tema "Allah Selalu Ada Jika Kamu Merasa Putus Asa" ini turut mengundang Ustadz Adnan Arafani, M.Ed., Kons. sebagai pemateri.
Sebelum memasuki topik utama, Adnan menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah diundang ke acara ini.
"Saya senang diundang di acara kumpul-kumpul sore ini yang bisa mendatangkan pahala karena niat ngumpul-ngumpulnya adalah untuk kebaikan yaitu untuk menuntut ilmu," ungkapnya.
Perihal tema yang diangkat pada acara ini, Adnan menyampaikan salah satu contoh dari kondisi bagaimana cara untuk menyikapi rasa putus asa dengan mengaitkannya dengan kisah-kisah Nabi.
"Seperti kisah Nabi Yusuf yang mendengar kabar bahwa anaknya telah mati terbunuh oleh anaknya yang lain. Nabi Yusuf tidak pernah merasa putus asa, ia terus berdoa kepada Allah yang akhirnya membuahkaan hasil, anaknya yang seperti itu akhirnya bertaubat," jelasnya.
Ia juga menyampaikan penyebab seseorang bisa merasakan rasa putus asa dalam hidup.
"Bicara tentang rasa putus asa, hal ini merupakan kondisi psikis. Seseorang yang merasa putus asa timbul karena mereka merasa bahwa sesuatu kesulitan yang datang ke hidupnya merupakan akhir dari kehidupannya," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa, rasa putus asa ini bisa menimbulkan efek negatif misalnya bunuh diri.
"Jika dihubungkan dengan data, ada beberapa negara dengan banyaknya kasus bunuh diri ini, contohnya Korea Selatan. Dibalik semua kemajuan negaranya, banyaknya kasus bunuh diri di negara ini adalah karena tingkat harapan hidupnya rendah," tambahnya.
Terakhir, Adnan menyampaikan cara untuk mengatasi rasa putus asa yaitu dengan meningkatkan keimanan dan mencari support sistem untuk memotivasi diri.
"Putus asa ini bisa diatasi dengan mencari support sistem yaitu dengan manusia lain untuk memotivasi, dan kalau kita sudah merasa sangat putus asa maka jalan keluarnya adalah keimanan, dengan meningkatkan keimanan pasti akan ditemukan solusi, seorang yang beriman maka rasa putus asa itu pasti tidak ada dalam kamusnya," tutupnya.
Komentar (0)