4. Civic virtue, perilaku sukarela yang menunjukkan komitmen pada organisasi dengan berpartisipasi membela organisasi
5. Organizational loyalty, perilaku sukarela yang menunjukkan kesetiaan dan membela pada organisasi sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap organisasi
6. Organizational compliance, perilaku sukarela sebagai wujud kepatuhan pada aturan, norma organisasi sehingga menjadikan diri sebagai pribadi berdedikasi dan disiplin dalam berorganisasi
7. Self development, perilaku individu dalam mengembangkan kompetensi diri untuk menunjukan organisasi
Ia juga menuturkan dalam e-Test OCB ini, terdapat level yang menunjukkan hasil perilaku OCB dari guru. Ada pun levelnya yaitu, sangat rendah sekali (1,0-1,9), sangat rendah (2,0-2,9), rendah (3,0-3,9), sedang (4,0-4,9), tinggi (5,0-5,9), tinggi sekali (6,0-6,9) dan sangat tinggi sekali (7,0-7,9).
"Sementara guru-guru yang perilaku OCB-nya tinggi, ini akan bisa dimanfaatkan oleh kepala sekolah untuk mengembangkan organisasi secara lebih cepat," ujarnya.
Penelitian Pengembangan e-Test OCB berbasis android ini diketahui pada tahun pertama telah berjalan sampai tahap uji coba. Perencanaan dan perancangan dilakukan pada bulan Juni dan selesai pengerjaan aplikasinya di bulan September. Di bulan Oktober dilakukan uji validasi untuk tes-nya.
"Uji validitas e-Test OCB di bulan Oktober ini dalam rencananya melibatkan 344 guru SMA/SMK/MA se-Sumatera Barat," tutupnya.
Komentar (0)