Ganto.co - Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan wisuda periode ke-132. Wisuda yang akan diadakan selama tiga hari dari 26 sampai 28 September 2023 ini diselenggarakan di Gedung Auditorium UNP, Selasa (26/9).
Pada hari pertama, ada 1.073 dari total 3.166 lulusan yang akan diwisuda, yang terdiri dari mahasiswa tamatan magister (S2) dan doktoral (S3) dari seluruh prodi, serta sarjana dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dan Fakultas Ilmu Sosial (FIS).
Dalam sambutannya, Rektor UNP, Prof. Ganefri Ph.D memberikan pandangannya terkait transformasi penjaminan mutu pendidikan tinggi dalam menyambut generasi emas Indonesia.
"Dinamika global terus berlanjut, dunia pendidikan menghadapi tantangan yang kompleks dan diperlukan respons yang cepat agar pendidikan tetap relevan dan efektif untuk mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi masa depan yang tidak pasti," ucapnya.
Ganefri juga menambahkan bahwa, perguruan tinggi juga memiliki fleksibilitas untuk merancang program sesuai dengan mahasiswa dan ilmu pengetahuan.
"Namun, dengan adanya fleksibilitas dalam bentuk tugas akhir mahasiswa lebih memiliki banyak pilihan untuk menyelesaikan studi mereka dengan lebih cepat. Mereka dapat memilih bentuk tugas akhir yang sesuai dengan minat dan keterampilan mereka sesuai dengan standar kelulusan institusi pendidikan ini," tambahnya.
Sementara itu, juga didatangkan Anggota DPR RI Komisi 2, Drs. H. Guspardi Gaus, M.Si., selaku pemateri dalam orasi ilmiah terkait peluang dan tantangan generasi muda menghadapi Indonesia emas 2045.
Guspardi mengatakan bahwa, adanya aturan dan tata tertib yang harus diikuti di UNP guna untuk pembentukan karakter mahasiswa.
"Agar anak-anak yang lepas dari perguruan tinggi UNP punya karakter yang berbeda dengan perguruan tinggi lainnya kita perlu membuat beberapa aturan," ujarnya.
Guspardi juga mengatakan bahwa, civitas akademika UNP sudah memberikan bekal berupa ilmu pengetahuan untuk menghadapi tantangan-tantangan masa depan, terutama Indonesia Emas 2045.
"Tentu saya berharap bahwa hari ini wisudawan wisudawati yang sudah mengakhiri kuliahnya secara formal ini bukanlah akhir dari tuntutan kita untuk menuntut ilmu," tutupnya.
Komentar (0)