Ganto.co -Unit Kegiatan Wadah Pengkajian dan Pengembangan Sosial Politik (UK-WP2SOSPOL) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar diskusi bedah buku yang bertajuk "Dalih Pembunuhan Massal" karya John Roosa. Diskusi yang mengangkat tema "Bangkit dan Terus Bangkit Sampai Domba Menjadi Singa, Jaya Mahasiswa" ini, bertempat Aula Ruang Serba Guna (RSG) Fakultas Teknik (FT) UNP pada Senin (25/9).
Diskusi ini menghadirkan Hendra Naldi, S.S., M.Hum, salah satu dosen sejarah di UNP yang memiliki pengalaman pribadi sebagai korban Partai Komunis Indonesia (PKI).
"Buku ini muncul karena ada kecurigaan John Roosa terhadap pemerintahan Indonesia pada masa itu, terutama terkait kudeta Soeharto yang melakukan pembunuhan massal terhadap keturunan PKI dan yang dianggap kiri," tuturnya.
Hendra mengatakan bahwa buku ini terkait isu kudeta yang dilakukan oleh Soeharto setelah peristiwa September kelam. Ia mengatakan pemikiran John Roosa dalam buku ini mengenai peran intelijen khusus dalam PKI.
"Menurut john roosa, anggota PKI yang diutus oleh Ir. Soekarno berencana menjemput para Jenderal TNI AD dengan tujuan revolusi. Sayangnya, dalam proses ini, tiga jenderal terbunuh, dan akhirnya PKI memutuskan untuk membunuh semua jenderal yang telah dijemput," lanjutnya.
Diskusi ini mendalami dalil kudeta dan pembalasan oleh Soeharto setelah peristiwa tersebut.
"Faktanya, pada tahun 1965, ratusan ribu orang meninggal dunia akibat tindakan tertentu oleh sekelompok orang di Indonesia," ucap Hendra.
Ia menutup diskusi dengan berpesan untuk hati-hati dalam melakukan pergerakan dan menerima informasi, mengingat dampak signifikan yang dapat terjadi jika salah langkah. Ia juga mengingatkan bahwa negara ini bisa mengalami krisis integrasi jika tidak berhati-hati dalam menjaga stabilitasnya.
Komentar (0)