ganto.or.id-Pemilihan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNP yang rencanannya menggunakan sistem e-voting menuai protes dari kalangan mahasiswa. Jumat (19/4) pagi, sekretariat Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) disegel. Penyegelan tersebut dikarenakan ada sebagian mahasiswa yang menolak pemilu menggunakan sistem evoting.
Tidak tahu pasti kapan penyegelan tersebut berlangsung. Menurut penjelasan ketua MPM, Muhamad Ichsan Nasution penyegelan tersebut dilakukan saat subuh. Hal itu dikarenakan cat yang digunakan untuk mencoret belum kering betul. "Sepertinya ini belum lama dilakukan. Catnya saja belum kering," ujar Ichsan.
Belum jelas siapa yang melakukan penyegelan tersebut. Pelaku hanya mengatasanamakan rakyat UNP sebagai identitasnya. Hal itu dituliskannya di dinding sekretariat MPM.
Menurut Ichsan itu dilakukan oleh sebagian mahasiswa yang menolak pemilihan presiden BEM menggunakan sistem e-voting. Ia menambahkan bahwa kemarin sore, Kamis (18/4), ada sekelompok mahasiswa yang mendatangi sekretariat MPM. Tujuan kedatangan mereka untuk mempertanyakan sistem pemilu yang baru. "Saat ini MPM tidak mau berburuk sangka dulu," ujar Ichsan.
Untuk sementara ini kondisi sekretariat MPM tidak bisa digunakan. Dikarenakan pintu masuk dipalang menggunakan kayu. Selain mencoret dinding dan kaca, pelaku juga mencoret plang nama MPM. Duni
Komentar (6)