Ganto.co - Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP), melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tingkat fakultas secara luring di Aula FIS dan daring di Pendopo Mahasiswa UNP, Minggu (20/8).
Pada kegiatan ini FIS mengangkat topik "Bahaya Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) serta Pencegahan Kekerasan Seksual" yang disampaikan oleh Dr. Yarmis Syukur, M. Pd., Kons. Selaku dosen Bimbingan Konseling (BK) UNP sekaligus Kepala UPT Pelayanan dan Bimbingan Konseling.
Yarmis menjelaskan dampak penyimpangan seksual pada kesehatan, dimana 78% homoseksual terinfeksi penyakit menular seksual. Ia juga menjelaskan dampak sosial seorang gay, dimana terdapat 20-106 pasangan gayper tahun dengan 8 pasangan zina per orang seumur hidup.
Ia juga memaparkan penelitian yang terdapat pada jurnal metrouniv.ac.id dimanaa 43% kelompok gay yang diteliti menyatakan bahwa sepanjang hidup mereka melakukan homoseksual lebih dari 500 orang.
Lebih lanjut, Yarmis mengatakan untuk penanganan dari LGBT tidak mudah, melalui berbagai proses dan dilihat akar masalah dari perbuatan menyimpang. Apakah sejak dini didapatkan dari lingkungan keluarga atau masyarakat yang menyebabkan salah pergaulan pada anak tersebut.
"Oleh karena itu jangan lahirkan perbuatan yang menyimpang. Dia bukan dibawa sejak lahir, tapi kemungkinan didapat sejak dini karena perlakuan orang tua, perlakuan masyarakat, ataupun salah pergaulan menjadikan dia ke arah LGBT," ungkapnya.
Terakhir, ia berpesan kepada mahasiswa baru untuk bisa memilah dan menyeleksi sesuatu yang didapatkan dari luar, agar bisa sesuai dengan dirinya serta menyarankan mahasiswa untuk dapat memiliki intelektual yang tinggi sehingga menjadi karakter yang baik.
"Mari memfilter diri dengan sesuatu yang baik, jadilah manusia-manusia yang memiliki intelektual tinggi, karakter sebagai mahasiswa akademis, organisatoris maupun dalam bentuk lainnya," tutupnya.
Komentar (0)