Ganto.co - Kota Batusangkar melaksanakan acara Festival Limo Kaum Malomang yang diadakan di Sawah Sopan Panjang, Ambuyuk, Jorong Balai Labuah Bawah, Nagari Limo Kaum, Sabtu (22/7). Festival ini berlangsung selama 3 hari, dimulai pada tanggal 22 sampai 24 Juli.
Dari persiapan hingga pelaksanaannya festival ini sangat menjunjung tinggi nilai-nilai bernagari. Festival ini juga memperkenalkan tradisi malomang atau membuat lemang yang menjadi ciri khas Nagari Limo Kaum.
M Husain selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa, festival ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengembangkan sektor ekonomi rakyat. Malomang ini menjadi tradisi yang masih diselenggarakan oleh masyarkat sampai saat ini.
"Malomang ini menjadi sebuah tradisi yang bertujuan untuk mengembangkan sektor ekonomi rakyat. Dan alhamdulillah sampai saat ini masyarakat kito di delapan jorong Limo Kaum masih melakukan itu, kami juga optimis akan melanjutkan di tahun-tahun berikutnya," jelasnya.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra S.E., M.M merekomendasikan festival ini masuk dalam posisi tiga besar Program Satu Nagari Satu Event.
"Saya sarankan ke dinas pariwisata agar Festival Limo Kaum Malomang ini masuk tiga besar dalam Satu Nagari Satu Event," tuturnya.
Beliau juga mengatakan bahwa, program ini tidak diselenggarakan tiga hari saja. Di Lima Kaum ini akan berlanjut setiap minggunya, dan akan ada kegiatan-kegiatan barami.
Terakhir, beliu menyarankan ke dinas pariwisata bahwa tari kolosal layak ditampilkan di Festival Pesona Budaya Minangkabau yang akan diadakan di Istana Bahasa Pagaruyuang pada tanggal 7 sampai 10 Desember nanti.
Pada festival ini juga akan ada berbagai macam rangkaian kegiatan lainnya seperti, pertunjukan tari kolosal, lomba permainan anak nagari, lomba kreasi masak lomang, lomba buek teh talua, salawaik dulang, silek tuo, dan arakan jamba.
Komentar (0)