Ganto.co - Departemen Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Seminar Minggu Kolaborasi Internasional Bimbingan dan Konseling (MIKIR BK). Acara ini bertajuk "Optimalisasi Peran Bimbingan dan Konseling dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba". Kegiatan dilaksanakan di Aula FIP lantai 4, Senin (13/02).
Acara ini menghadirkan dua keynote speaker yaitu Dato' Dr. Abd. Halim Mohd Hussin selaku Presiden Perkama Internasional Malaysia dan Prof. Ganefri, Ph.D selaku Rektor UNP.
Serta dihadiri beberapa invited speaker antara lain Brigjen. Pol. Drs. Sukria Gaos, M.M selaku Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat, Dr. Muhammad Asyraf Che Amat, K.B., P.A dari Universiti Putra Malaysia (UPM), Dr. Yeni Karneli, M.Pd., Kons dari Universitas Negeri Padang, dan Dr. Eka Wahyuni, S.Pd., MAAPD dari Universitas Negeri Jakarta.
Dr. Rezki Hariko, M.Pd., Kons selaku ketua pelakasana dalam sambutannya menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk mengupas secara mendalam peran semua pihak terutama peran BK dalam upaya pengentasan narkoba.
"Kita mendapat pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni dalam upaya pengentasan narkoba," tuturnya.
Ia juga menyampaikan acara ini diikuti oleh guru BK, kepala sekolah se-Sumatera Barat, mahasiswa BK UNP sebagai calon konselor sekolah, serta perwakilan dosen dan mahasiswa dari UPM.
Dekan Fakulti Pengkajian Pendidikan UPM, Prof. Dr. Wan Marzuki Wan Jaafar mengucapkan terima kasih atas terlaksananya acara kolaboratif tingkat internasional, antara Departemen BK FIP UNP dengan Fakulti Pengkajian Pendidikan UPM.
Dalam sambutannya, Brigjen. Pol. Drs. Sukria Gaos, M.M menyampaikan dengan terlaksananya seminar dapat meningkatkan kualitas guru BK dalam pencegahan narkoba peserta didik. Lebih lanjut, beliau mengharapkan terbentuknya pusat kajian narkoba di UNP, sebagai bentuk rekomendasi ilmiah kepada pemerintah dalam pencegahan dan pengentasan narkoba.
Selanjutnya, seminar ini resmi dibuka Wakil Dekan II FIP UNP, Prof. Dr. Daharnis, M. Pd., Kons. Dilanjuti dengan penandatanganan MoU dan MoA dengan UPM, PERKAMA Internasional, IMHAFT, BNN, dan Malaysia Board of Counsellors.
Komentar (0)