Meski telah tertunda tiga jam, akhirnya dialog monologis calon presiden dan wakil presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Padang (UNP) dilaksanakan pada pukul 12.05. Keterlambatan ini dikarenakan panitia pemilihan umum BEM memutuskan untuk menunggu Pembantu Rektor (PR) III yang ketika itu sedang ada rapat di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam untuk membuka acara. "Agar acara ini bisa secara sah di buka PR III dan beliau bisa melihat bagaimana proses jalannya dialog secara langsung," ujar M Ichsan Nasution selaku ketua Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM), Selasa (9/4).
Acara yang diadakan didepan gedung rektorat lama ini diadakan dengan tujuan memperkenalkan para calon Presiden dan wakil presiden mahasiswa beserta visi dan misi mereka. Dari keempat pasangan calon, Adnan Arafani dengan M. Bohori, Danang Seto dengan Helfarianto, Alfi Sahrin dengan Alpenrico Berlindo, dan Riki Febrianda dengan Uun Lionar secara bergantian berkampanye selama sepuluh menit.
Sekilas tampak hanya sebagian kecil mahasiswa UNP yang antusias dengan dialog monologis BEM. Namun menurut Ihsan dalam tiga tahun berkecimpung di MPM, pada kampanye tahun ini mahasiswa yang paling banyak menonton. "Meski memang tidak sampai separuh mahasiswa UNP yang hadir" tuturnya. Zolla
Komentar (0)