Forum Studi Dinamika Islam Fakultas Ilmu Sosial (FSDI FIS) mengadakan Training Management Organisasi di lokal NA 101 MKU UNP, Sabtu (6/4). Acara ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada anggota FSDI yaitu bagaimana menciptakan organisasi yang kritis, profesiolnal, cerdas, berkarakter, cerdas dan islami.
Training yang dilaksanakan selama dua hari ini menghadirkan delapan orang pemateri. Hari pertama materi diberikan oleh Muhammad Habibi yang membahas tentang orientasi dan motivasi organisasi. Kedua, membahas administrasi, kesekretariatan dan keuangan yang diberikan oleh Yogi. Ketiga, membahas bagaimana rapat yang efektif dan memanagement waktu yang diberikan oleh Maulidson. Keempat, membahas tentang teamwork yang dijelaskan oleh Faisal. Kelima, teknik sidang yang diberikan oleh Sobri. Keenam, teknik lobi dan pelaksanaan kegiatan yang diberikan oleh Agung Pambudi. Ketujuh, kepemimpinan dan bargaining position yang diberikan oleh Teuku Debi. Kedelapan membahas pengantar dakwah dan ke-FSDI-an.
"Pedagang saja punya organisasi, masa mahasiswa nggak punya organisasi," ungkap Habibi. Menurut pengakuannya organisasi banyak memberikan manfaat diantaranya berlatih menjadi jiwa kepemimpinan, melatih soft skill, mendapatkan keluarga baru, memperluas silaturahmi, bertemu dengan orang-orang luar biasa. Dalam sebuah organisasi hal yang paling mendasar yaitu tujuan. Selain itu hal yang didapatkan dalam sebuah organisasi yaitu masalah. Jika organisasi itu tidak ada masalah berarti itu bukan organisasi yang baik. Masalah itu bersifat positif, dan disitulah nantinya bagaimana menyelesaikan masalah. "Semakin banyak masalah semakin bagus organisasi tersebut," ujarnya, Sabtu (4/6).
FSDI adalah salah satu organisasi islamiah yang ada di UNP, FIS khususnya. Dengan demikian ketua pelaksana Yon Virgo berharap FSDI bisa mengubah cara pandang mahasiswa UNP umumnya dan FIS khususnya terhadap ajaran islam agar tidak larut dalam arus globalisasi. Setelah diadakan training ini ia juga mengharapkan aggota FSDI bisa mengelola organisasi dengan baik. "Mudah-mudahan langkah mereka mantap untuk mencapai tujuan FSDI," tutupnya. Liza
Komentar (0)