Ganto.co - Mahasiswa Geografi Universitas Negeri Padang (UNP) yang lulus dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) melakukan sejumlah kegiatan pengabdian masyarakat, di Desa Muara Sikabaluan Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, kegiatan mahasiswa Geografi UNP itu dimulai pada Agustus hingga November 2022.
Memulai program pengabdian pada 8 Agustus 2022, bersama dengan beberapa warga dan kelompok tani setempat, mahasiswa dan dosen Departemen Geografi dengan gotong royong menggelar kegitan cocok tanam yang diberi tema "Taman Pangan Mandiri".
Taman pangan mandiri seyogyanya merupakan sebuah program yang dirancang untuk melestarikan hutan harapannya hutan-hutan yang berlokasi di Dusun Nang-Nang, Desa Muara Sikabaluan, dan Kepulauan Mentawai secara umum tetap lestari.
Memanfaatkan lahan ukuran 20x25 Meter menggunakan waring sebagai dinding secaara gotong royong jua kelompok tani Tak Oring Lelenggu (TOL) bersama mahasiswa PPK Ormawa UNP membuat lima bedengan, diharapkan dapat membantu proses penanaman pada program taman pangan mandiri. Adapun tanaman yang akan dibibit dan dikembangkan dalam program taman mandiri ini adalah tanaman pangan, tanaman obat dan sebagainya.
Melalui Program Taman Pangan Mandiri diharapkan mampu memberikan ilmu dan pengalaman tentang pemanfaaatan lahan, meningkatkan kemampuan dan pengalaman kelompok tani TOL Desa Muara Sikabaluan, dan mengembangkan metode pembibitan tanaman pangan, obat ataupun palawija dengan sistem Agroforestri.
Melanjutkan kegiatan dibulan berikutnya, tepatnya Senin, (3/10). Rombongan mahasiswa Departemen Geografi melakukan kegiatan budidaya lebah madu.
Ketua PPK Ormawa Rendy Prayoga menuturkan, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang diharapkan medorong sektor ekonomi masyarakat di Desa Muara Sikabaluan melalui pemanfaatan budidaya madu dari lebah.
"Dengan adanya PPK Ormawa maka pengambilan madu hutan itu dapat dilakukan dengan budidaya madu yang bekelanjutan sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat, meningkatakan pengetahuan masyarakat mengenai penyebaran potensi hutan desa," ungkap mahasiswa Departemen Geogarfi Angkatan 2019 itu.
Lebih lanjut, ia katakan implementasinya dilapangan dapat respon yang baik dari masyarakat Muara Sikabaluan dan mereka dapat ilmu dalam pelaksanaan budaya madu yang berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Muara Sikabaluan.
Selain dihadiri oleh Dosen dan juga masyarakat sekitar, tim PPK Ormawa juga turut menggandeng Inspirator Lebah Madu Indonesia Sumatra Barat (ILMI Sumbar) sebagai mentor dan pengarah kegiatan kepada masyarakat setempat
Komentar (0)