Ganto.co - Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan acara Tabligh Akbar Nasional dengan tema "Esensi Man Jadda Wajadda: Tips Menuju Penuntut Ilmu Kelas Dunia". Yang dilaksanakan di aula Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Padang (UNP), Minggu (6/11).
Ustadz Agam Facrul selaku pemateri membawakan tema yaitu "Menyiapkan Hati Untuk Tersakiti". Dalam materinya ustadz agam menjelaskan Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu orang yang gagal move on. Dan bagaimana rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjelaskan kepada Aisyah yang cemburu karena Rasulullah tidak sengaja memanggil Aisyah dengan sebutan Ya Khadijah.
"Wahai Asiyah dia telah beriman kepadaku disaat yang lain belum beriman kepadaku. Dia memberikan keturunan kepadaku disaat yang lain belum mampu untuk memberikan keturunan padaku. Dia memberikanku harta disaat yang lain enggan. Jadi tidak ada yang dapat menggantikan dia lebih baik dari pada sebelumnya.Jadi kunci move on itu adalah jangan fokus untuk melupakan tapi fokus untuk mencari pengganti yang lain atau pengganti yang lebih baik. Yaitu dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujarnya.
Selanjutnya ustadz Agam menjelaskan bahwa manusia terbagi atas dua hal yaitu, yang pertama orang yang terjaga aibnya karena Allah SWT dan orang yang tersingkap aibnya karena Allah SWT.
"Orang yang tersingkap aibnya sama Allah SWT jangan buat kalian terpuruk karena banyak cara untuk tetap kembali kepada Allah SWT. Dan untuk teman-teman yang tertup aibnya sama Allah SWT jangan sombong dan angkuh karena mudah bagi Allah SWT untuk membuka aibnya," ujarnya.
Sebagai penutup ustadz Agam menyampaikan bahwa jika kamu merasa sendiri maka Allah SWT membuka hati kamu untuk berdua saja denganmu.
"Kalo kamu sedang merasa semua makhluk enggan dekat dengan kamu. Maka ketahuilah Allah SWT membuka hati kamu untuk ingin hanya merasa berdua saja dengan mu," tutupnya.
Komentar (0)