Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan kuliah umum Penyuntingan Naskah.
Kegiatan ini menghadirkan Uksu Suhardi, selaku editor tempo dengan materi mengenai "Bahasa Jurnalistik: Penyuntingan Naskah di Media Massa" melalui platform Zoom Meeting, Kamis (3/11).
Dalam materinya, Uksu menyampaikan bahwa seorang penyunting atau editor harus mampu menguasai bahasa Indonesia. Banyak hal yang disampaikan Uksu, salah satunya mengenai penggunaan kalimat yang benar.
"Kalimat merupakan satuan bahasa terkecil yang mengungkapkan satu kesatuan pikiran atau perasaan. Dalam tulisan, kalimat diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik, tanda seru, atau tanda tanya," jelasnya.
Disamping itu, Uksu juga menyampaikan bahwa kalimat efektif merupakan kalimat yang singkat, padat, jelas, lengkap, dan cermat.
"Singkat berarti hanya menggunakan unsur yang diperlukan, padat tidak berisi pengulangan kata, jelas strukturnya teratur, lengkap mengandung semua unsur pembentuk kalimat, dan cermat menggunakan tanda baca dan pilihan kata yang tepat serta tidak menyimpang dari aturan," sambung Uksu.
Terakhir, Uksu mengatakan bahwa bahasa selalu berpola dan melahirkan kaidah atau aturan yang pasti.
"Kaidah memudahkan kita dalam memahami bahasa. Dengan demikian, agar kalimat yang digunakan lebih mudah dipahami mestinya kalimat yang disusun mematuhi kaidah," tutupnya.
Komentar (0)