Ganto.co - Tim Dosen dari Universitas Negeri Padang memberikan penyuluhan kepada kelompok tani yang ada di Kenagarian Jopang Manganti, Kab. 50 Kota. Kegiatan ini merupakan Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) yang dilaksanakan secara bertahap yang pertama yaitu observasi lapangan pada tanggal 9 September 2022, dan dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan pada tanggal 22 September 2022.
Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan upaya untuk meningkatkan nilai jual cabe dengan beberapa hasil produk olahan. Metode yang yang dilakukan dengan memberikan bimbingan teknologi, pendampingan, penguatan proses produksi seperti pengemasan dan proses penjualan. Kegiatan ini dirancang selama 3 tahun. Tahun pertama telah dilaksanakan pada tahun 2021 dan telah dilakukan kegiatan dimulai dari observasi awal, analisis masalah, observasi lanjutan, pemberian materi dan pendampingan. Tahun ini adalah tahun ke-2 dilaksanakannya kegiatan ini, dengan jumlah pesreta 20 KK yang melibatkan anggota keluarga.
Tim pengabdian terdiri atas 3 orang, yaitu Adree Octova, S.Si., M.T, Yoszi Mingsi Anaperta, S.T dan Drs. Amali Putra, M.Pd. Selain itu, dalam kegiatan pengabdian PPPUD ini dibantu oleh narasumber yang bernama Riko Maiyudi, MT yang merupakan staf pengajar Jurusan Teknik Pertambangan FT UNP yang juga memiliki pengalaman dalam budidaya cabe yang pernah dilakukan di daerah Batusangkar.
Wali nagari Jopang Manganti, Jasril mengatakan dengan adanya kegiatan ini, ia berharap petani di sini lebih produktif dan mampu membuat inovasi produk cabe yang baru.
Lebih lanjut Jasril juga berharap program seperti ini bisa terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang.
"Dengan penyuluhan dari tim dosen UNP, diharapakan bisa memberikan ilmu dan para petani lebih semangat dan kedepannya semoga program seperti ini tetap dilaksanakan" ucap Jasril.
Antusias masyarakat terlihat dengan aktifnya masyarakat bertanya dan mengemukakan pendapat berdasarkan pengalaman dan permasalahan yang mereka temui terhadap ladang cabe yang sudah ada.
"Antusiasme masyarakat sangat baik dan potensi alam yang ada sangat banyak, ini baru suatu permulaan dengan cabe. Cabe diolah menjadi saus cabe dan bubuk cabe, agar bisa meningkat harga jual. Masih produk lain yang dapat dikembangkan seperti jagung, bawang, dan terong yang bisa di jadikan inspirasi untuk usaha baru" ucap Adree selaku ketua pengabdian tim dosen UNP.
Kegiatan ini di tutup dengan penyerahan bantuan pupuk untuk kelompok tani. Terakhir, Para petani berharap terus dibimbing dan di beri bantuan oleh pemerintah seperti pupuk dan peralatan.
Komentar (0)