Ganto.co - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Exhibition untuk penutupan acara Smart Krida dan Inaugurasi dengan tema "Meningkatkan Kreativitas, Kualitas dan Prestasi Mahasiswa Melalui Smart Krida & Inaugurasi FIP UNP 2022" di Aula FIP UNP, Sabtu (22/10).
Edyva Al Adzanna selaku ketua pelaksana menyampaikan Exhibition merupakan seleksi memilih penampilan acara puncak Smart Krida dan Inaugurasi yang bertujuan agar dapat dibagi penampilan puncak Krida dan puncak Inaugurasi.
"Exhibition merupakan seleksi untuk memilih penampilan acara puncak Smart Krida," ujarnya.
Ia juga menambahkan saat Inaugurasi nanti juga akan ada Guest Star untuk memeriahkan acara Smart Krida dan Inaugurasi yang akan digelar 30 Oktober nanti.
Exhibition ini dihadiri oleh Wakil Dekan III FIP UNP, Dr. Desyandri, M.Pd., Juri, panitia dan peserta Exhibition Smart Krida dan Inaugurasi yang dilakukan secara tertutup di Aula FIP UNP.
Acara dibuka oleh Dra. Desfiarni, M. Hum dan Mia Fahmi Ati, M. Pd. selaku juri yang merupakan dosen Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP.
Acara berlangsung dari pukul 09.00 pagi sampai 17.00 dengan 12 kelompok yang tampil secara offline dan 5 kelompok tampil secara online dari berbagai departemen FIP UNP dengan tema penampilan "Nusantara Modern."
Setiap kelompok merupakan gabungan dari angkatan 2021 dan 2022 dengan 2 kelompok dari masing-masing departemen.
Pemenang Exhibition terdiri dari 9 kelompok dimana akan tampil saat Inaugurasi, sedangkan 8 kelompok lainnya akan tampil saat penutup acara.
Edyva berharap dengan exhibition ini dapat menghidupkan kembali jiwa kompetisi mahasiswa serta dapat mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki.
"Semoga dengan diadakannya exhibition ini dapat mengembangkan jiwa semangat mahasiswa FIP dalam mengembangkan minat bakatnya dan juga dapat menghidupkan kembali jiwa kompetisi yang ada setelah redup dikarenakan pandemi," Ungkapnya saat dihubungi Ganto via WhatsApp, Minggu (23/10).
Selanjutnya, Dr. Desyandri, M.Pd. menyampaikan bahwa hasil seleksi akan dijadikan HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) dengan karya yang sudah ditampilkan.
Acara ditutup dengan penyampaian hasil seleksi yang disampaikan langsung oleh Mia Fahmi sebagai juri.
Komentar (0)