Ganto.co - Unit Kegiatan Wadah Pengkajian dan Pengembangan Sosial Politik (UK-WP2SOSPOL) Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan Seruan Aksi dengan mengajuk tema " Menolak Lupa Dosa Negara atas Pelanggaran HAM Berat di September Hitam" di depan UNP, Kamis(29/9).
Fauzana Elvira (Kepala Divisi Riset Politik WP2SOSPOL UNP) menjelaskan bahwa dalam seruan aksi ini mengikutsertakan semua anggota untuk berorasi baik itu dari anggota muda hingga Kepala Divisi UK-WP2SOSPOL UNP.
Farhan Pramudya selaku staf Ahli Politik, menyerukan orasi kepada Seluruh masyarakat, dan seluruh Mahasiswa Universitas Negeri Padang, mengenai 2 tuntutan aksi yakni, menolak lupa dosa negara atas pelanggaran HAM berat di masa lalu dan mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu secepatnya.
"Pada hari ini kita kembali turun ke jalan untuk menunjukkan aksi simbolis, bahwa kita masih mengingat, masih ada dosa-dosa yang harus kita bersihkan. Begitu banyak orang-orang intelektual,yang paham demokrasi, paham undang-undang tapi hanya kita yang berdiri disini untuk menolak lupa dosa negara atas pelanggaran HAM yang terjadi dimasa lalu," Ujarnya.
Aldi selaku Anggota UK-WP2SOSPOL UNP mengatakan bahwa kita mahasiswa sebagai pencetus reformasi, dan karena kita lah reformasi ada. Maka dari itu era Reformasi seharusnya memberikan kebebasan berpendapat untuk memperbaiki dan memajukan bangsa.
"Namun faktanya sesudah reformasi ada, yang ada malah dikebiri, malah dihambat dengan berbagai hukum yang ada, sehingga Mereka yang kritis dibungkam, mereka yang kritis habis nyawanya, aktivis hanya tinggal nama," ujarnya
Tambahnya, Memang kita tidak bisa langsung merubah keadaan, tapi dengan kesadaran kita, kepedulian kita bahwa kita percaya bahwa hukum yang sejati masih ada.
"Dan Hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai kasus munir, kasus trisakti, tragedi semanggi 1 dan 2. Dan Kenapa kita menyerukan aksi ini pada bulan September, karena dibulan ini lah kasus munir hingga tragedi semanggi 2 dilakukan," jelasnya.
Harapannya tidak ada lagi "penghilangan" dalam memperjuangkan suara rakyat. Kami WP2SOSPOL UNP siap untuk menyerukan aksi-aksi yang terjadi di masyarakat dan bukan hanya di sekitar kota Padang, tapi juga daerah bahkan hingga nasional.
Aksi ini ditutup dengan berdoa bersama yang dilakukan semua anggota aksi UK-WP2SOSPOL UNP.
Komentar (0)