Ganto.co - Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Achievement Motivation Training (AMOTI) dengan tema "Pemuda Centennial Gali Potensi Raih Prestasi untuk Generasi Qurani" di Gedung Aula Fakultas Ekonomi (FE) UNP, Minggu (18/9).
AMOTI tahun 2022 mengundang 4 narasumber. Pertama, Presiden Mahasiswa UNP 2022, Irwandi. Kedua, TOP 3 The Most Outstanding Student UNP 2022, Tegar Pitra Socrates. Ketiga, Penulis Buku Antologi "Gajah yang Serakah" Komunitas Penulis Nusantara 2019, Febrizka Ananda, dan terakhir Delegasi Event International Youth Leader (IYL) Kuala Lumpur, Malaysia 2022 Sherlyna dengan Redi sebagai moderator.
Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci, sambutan Ketua Pelaksana AMOTI tahun 2022, Indra Mahkota, sambutan Ketua Umum UKK UNP Aulia Azmi Al Khairi, serta sambutan Pembina UKK UNP Miftahul Khair, S.Si., M.Sc., Ph.D.
Dalam sambutannya, Indra menjelaskan tentang acara AMOTI. AMOTI merupakan sebuah talkshow dengan mahasiswa UNP yang memilik prestasi lebih dari pada orang biasa.
"Ini merupakan sebuah wadah bagi tema menghadapi dunia kampus ke depannya. Bagaimana disaat bersamaan di bangku perkuliahan memiliki prestasi lebih dari kebanyakan orang lainnya," ujarnya.
Sementara itu, Azmi menjelaskan tujuan dari kegiatan AMOTI, yaitu untuk memotivasi mahasiswa, terkhusus mahasiswa baru, menjadi mahasiswa yang aktif, berprestasi, dan lancar berorganisasi.
Narasumber pertama, Irwandi, bercerita pengalamannya dalam berorganisasi dan dampaknya bagi dirinya sebagai mahasiswa.
"Ketika kita bergabung dengan organisasi, ada hal yang harus berubah karena mempengaruhi otak kita, yang berarti dampak organisasi dapat mempengaruhi pola pikir, gaya bicara, kreativitas atas pemecahan masalah, dan hati kita," ujarnya.
Tegar menambahkan, motivasi menjadi poin penting yang harus dimiliki mahasiswa untuk terus bersemangat dan terus mengupgrade. Hal yang perlu dilakukan adalah memiliki planning dan melakukan manajemen waktu yang baik.
Sementara itu, Sherly sendiri bercerita bahwa cara terbaik baginya untuk meraih prestasi yang gemilang sebagai mahasiswa adalah mahasiswa harus memiliki prinsip.
"Saya memiliki prinsip bahwa saya hidup harus bermanfaat. Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Selain itu, do and forget. Lakukan yang terbaik dan pasrah terhadap hasil yang akan menjadi takdir dari Allah."
Terakhir, Febrizka memberikan pendapat mengenai dunia perkuliahan.
"Selama empat tahun lebih duduk di bangku perkuliahan, saya banyak belajar dari berorganisasi dengan mendapatkan pengalaman dan memperbaiki mindset. Jadi, kuliah itu bukan cuma datang ke kelas dan dapat materi, tetapi pengalaman dan ilmu itu sendiri. Ilmu yang berkah adalah ilmu yang membuat kita lebih dekat dengan pencipta kita," ungkapnya.
Komentar (0)