Ganto.co - Bidang Keputrian Forum Studi Islam Al-Qalam (Forsia) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan pelatihan memanah yang diselenggarakan di halaman belakang Laboratorium Kimia FMIPA UNP, Sabtu (17/9).
Pelatihan memanah ini merupakan Program Kerja (Proker) dari bidang Keputrian Forsia, dimana proker ini bernama "LILAC (Muslimah In Action).
Fadhira Yuliandari selaku Kepala Bidang (Kabid) dari bidang keputrian Forsia menyampaikan bahwa LILAC ini diadakan satu kali sebulan.
"Kegiatan Pelatihan Memanah ini merupakan proker dari bidang keputrian, dimana ini diselenggarakan satu kali dua bulan, dan LILAC ini sendiri diadakan satu kali satu bulan, dimana kegiatannya diselang-selingi ada pelatihan memanah serta ada latihan renang," ujarnya.
Proker LILAC, baik itu kegiatan pelatihan memanah maupun pelatihan renang ditujukan khusus untuk muslimah, dan diperuntukkan untuk umum. Pelatihan memanah ini berlangsung selama 3 jam.
Felia Ramadhani Saputri selaku Pelatih memanah dari kegiatan ini salah seorang mahasiswi dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Departemen Kesehatan dan Rekreasi (Kesrek), tahun masuk 2018. Felia menuturkan yang harus dimiliki oleh orang yang ingin mengikuti pelatihan memanah ada dua.
"Untuk orang yang berminat mengikuti pelatihan memanah ini hanya ada dua yang perlu dimiliki yaitu, niat dan juga mendengarkan instruksi dari pelatih," jelasnya.
Felia menambahkan bahwa trik dalam memanah ini ada empat, yaitu posisi tubuh, cara memegang panahan, penempatan busur serta tarikan. Felia juga menuturkan manfaat dari mengikuti pelatihan memanah ini.
"Manfaat mengikuti pelatihan memanah ini yaitu merupakan sunah Rasulullah serta menjadi ajang rekreasi, dan juga dapat menjaga diri kita dengan pelatihan memanah," ujarnya.
Kegiatan ini diikuti dari berbagai departemen, fakultas serta dari universitas lain. Peserta pelatihan memanah ini mencapai 30 orang peserta.
Meza Aulia Putri, departemen matematika, tahun 2020 menuturkan bahwa ia sangat senang mengetahui cara memanah. Ia berharap pelatihan memanah ini diadakan satu kali dalam satu minggu, serta berharap kegiatan berikutnya ada pelatihan berkuda.
"Saya sangat senang adanya kegiatan pelatihan memanah ini, karena kegiatan ini sudaha lama saya inginkan dan berkat keputrian Forsia, saya merasakan pelatihan memanah," ungkapnya.
Tidak hanya dari UNP saja peserta pelatihan memanah ini, mahasiswi Universitas Andalas (Unand) juga mengikuti pelatihan memanah ini. Beti Endang Sutisna, tahun masuk 2018, jurusan kedokteran Unand, juga bergabung dalam pelatihan ini. Serta ada peserta dari mahasiswi UIN IB Padang.
Komentar (0)