Ganto.co - Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat (BEM SB) melakukan aksi penolakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (7/9).
Mahasiswa mulai berkumpul di kawasan DPRD Sumbar sejak pukul 12.00 WIB. Demonstran semakin ramai setelah mahasiswa sejumlah kampus bergabung pukul 14.00 WIB.
Mereka juga membawa sejumlah spanduk soal kenaikan BBM, seperti "Tarif BBM tinggi seperti harapan keluarga".
"Patuh tertindas atau bangkit melawan". Kemudian "BBM naik rakyat menjerit", dan "Bangkit lebih kuat pulih lebih cepat rakyat semakin melarat."
Dari pantauan Ganto, setelah kurang lebih 2 jam melakukan aksi, perwakilan peserta aksi yang merupakan Presma dari masing-masing kampus melakukan negosiasi dengan Wakil Ketua I DPRD Sumbar.
H. Irsyad Syafar, Lc, M. Ed. mengungkapkan, akan menerima semua tuntutan dari mahasiswa.
"Saya selaku Wakil Ketua DPRD Sumbar menerima tuntutan dari mahasiswa semua," ujarnya.
Lebih lanjut Irsyad mengungkapkan akan memfasilitasi mahasiswa beraudiensi dengan Ketua DPRD Sumbar.
"Karena adek-adek ingin betul bertemu dengan pribadi ketua DPRD Sumbar Kamis siap memfasilitasi," ungkapnya.
Koordinator BEM SB, Irwandi mengungkapkan, akan melakukan eskalasi yang lebih besar jika pak Supardi Ketua DPRD Sumbar ingkar janji.
"Kita lihat besok, jika pak Supardi ingkar janji kita akan coba siapkan eskalasi yang lebih besar," sampainya.
Setelah tuntutan diterima, mahasiswa mulai membubarkan diri dengan tertib pukul 16.20 WIB.
Komentar (0)