Ganto.co - Forum Minang Maimbau mengadakan webinar "Demam Fashion Week Dimana-mana, Ada apa? (Perspektif Adat, Sosial, Budaya, Pariwisata & Ekonomi Kreatif) di platform Zoom Meeting, Sabtu (20/8).
Pada kesempatan ini, Minang Maimbau menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dini Yasnuarmi, S.Sn., M.Si yang merupakan Ketua Prodi Desain Mode ISI Padang Panjang, Dr. Mardianto, M.Si, ahli Psikososial dari Universitas Negeri Padang, dan Drs. Khairul Jasmi, MM yang merupakan Pemimpin Redaksi Harian Umum Singgalang dan wartawan senior, yang dipandu oleh Octari Annisa sebagai moderator.
Sebagai seorang dosen di prodi Desain Mode, Dini Yasnuarmi menjelaskan tentang Geliat Mode & Dampak Pariwisata Ekonomi Kreatif.
"Gaya dan Mode selalu berubah. Industri mode mendorong perkembang industri tekstil dimana industri tersebut menjadi salah satu tulang punggung industri Indonesia. Pada tahun 2017, industri tekstil masuk tiga besar penyumbang produk domestik bruto di Indonesia," jelasnya.
Sedangkan narasumber kedua, Mardianto, menjelaskan perspektifnya terhadap perkembangan fesyen dari sudut pandang psikologi. Sebagai ahli Psikososial sekaligus staf pengajar di jurusan Psikologi dan BK, Mardianto menjelaskan demam fashion week berkembang karena seseorang mencari perhatian akibat tidak terpenuhinya social needs and physiological needs.
Mardianto menambahkan, "Fashion week ini tidak ada apa-apanya bila tidak ada dunia maya. Dengan adanya dunia siber, orang-orang akan melakukan transformasi baru dari dunia nyata ke dunia digital. Media sosial juga menjadi media seseorang untuk melakukan attention seeking behavior dimana jika ingin bertahan hidup di digital, maka mem-viral-kan adalah sebuah jalan kebahagiaan, kegembiraan, dan prestasi sendiri."
Terakhir, Khairul Jasmi menjelaskan dampak positif dengan adanya fenomena Citayam Fashion Week di antaranya tumbuhnya ruang kreasi di tengah masyarakat, daya beli pakaian meningkat, dan sarana bagi pemerintah kota untuk berbenah dan memberi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitasnya.
Minang Maimbau sendiri merupakan wadah gerakan kepedulian anak-anak muda yang ingin ikut andil dalam pembangunan nyata di Sumatera Barat dalam berbagai bidang.
Komentar (0)