Ganto.co - University Teknologi Malaysia (UTM) mengadakan seminar nasional dengan tema "Menghidupkan Kembali Pancasila di Kalangan Milenial" melalui platform Zoom Meeting, Selasa (16/8).
Dr. M. Shokheh, MA., mengatakan bahwa Pancasila menjadi karya anak bangsa yang lahir, tumbuh menjadi satu pernyataan historis yang melekat pada masyarakat dimana ia diangkat dari nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh masyarakat kita. Keberadaan Pancasila sebagai ideologi negara mulai tergerus, terutama di kalangan milenial. Oleh sebab itu, kita perlu membumikan kembali nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila.
"Saat mendirikan negeri ini, para pendiri bangsa menetapkan Pancasila sebagai dasar bagi masyarakat untuk berbangsa dan negara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Harapannya tentu Pancasila menjadi panduan dalam kehidupan bernegara setiap warganya,"ungkapnya.
Lebih lanjut Shokheh mengatakan bahwa sosialisasi tentang nilai-nilai Pancasila sangat diperlukan agar generasi milenial yang akan menjadi penerus bangsa ini tidak lupa dan bisa terus menjaga jati diri Bangsa Indonesia. Mengingat bahwa di era industri 4.0 ini, para generasi millenial akan dituntut untuk berlomba-lomba menciptakan inovasi dan juga berpikiran kreatif sehingga dikhawatirkan banyak remaja akan mulai melupakan jati diri Bangsa Indonesia.
"Berkembangnya ilmu teknologi menjadi pengaruh terbesar dalam perubahan karakter dan juga tingkah laku generasi milenial. Akibat dari perkembangan ilmu teknologi tersebut, pancasila kini sedikit demi sedikit mulai tergerus oleh globalisasi," tambahnya.
Sebagai penutup, Shokheh mengatakan betapa pentingnya Pancasila bagi Negara Indonesia, karena jika tidak berpedoman pada Pancasila Indonesia akan bubar.
"Kita juga bisa memulai dari mencintai diri sendiri, keluarga, lingkungan dan negara dan melaksanakan nilai-nilai pancasila. Itu secara tidak langsung dapat mempertahankan keutuhan Pancasila," tutupnya.
Komentar (0)