Ganto.co - Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mengadakan Pengenalan Kegiatan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) jalur masuk SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri Tahun 2022. Acara ini dilaksanakan diAula FMIPA, Selasa (16/8).
Kegiatan pengenalan pada sesi kedua ini diawali dengan penampilan mars Matematika UNPyang dibawakan oleh tim paduan suara matematika tahun masuk 2021, dilanjutkan dengan pengenalan dosen departemen atau program studi.
Pemateri pertamayakni Prof. Dr. Yerizon, M.Si., dengan membawakan materi mengenai Sistem Pembelajaran di Departemen.
Yerizon menjelaskan bahwa prinsip belajar matematika berbeda dengan belajar sejarah, dan mengibaratkan belajar matematika seperti naik tangga, sehingga matematika itu berkesinambungan.
"Belajar Matematika itu seperti naik tangga, harus step by step karena materinya berkesinambungan. Oleh karena itu kita harus bisa fokus di kelas, banyak berlatih mengerjakan latihan soal yang bervariasi, jangan suka menunda pekerjaan, dan arsipkan semua catatan dan soal yang sudah dikerjakan di google drive," jelasnya.
Yerizon menambahkan bahwa mengumpulkan semua tugas itu tidak menjamin lulus sebuahmatakuliah, tapi ada hal lain yang menjadi pertimbangan seperti nilai ujian, dan lainnya.
"Saat kita sekolah dulu, untuk menambah nilai kita melengkapinya dengan tugas, tapi kuliah itu berbeda, oleh karena itu kalian harus paham dengan materi yang disampaikan, kalo perlu minta teman yang paham untuk ajarkan," tambahnya.
Pemateri kedua yakni Fridgo Tasman, S.Pd, M.Sc., dengan menyampaikan materi mengenai Merdeka belajar, Pembelajaran di era 4.0 dan Kurikulum Jurusan Matematika UNP.
Fridgo menjelaskan belajar tidak hanya di kelas saja, oleh karena itu banyak soft kill atau pengembangan diri yang perlu kalian itu dalam kuliah, salah satunya dengan mengikuti Merdeka Belajar. Ia menambahkan bahwa orang yang mengikuti Merdeka belajar adalah orang pilihan.
"Mahasiswa yang mengikuti Merdeka Belajar adalah orang yang berpikir panjang akan masa depannya," tambahnya.
Sebagai penutup, Fridgo memparkan terdapat beberapa skill yang wajib kalian miliki, yakni sense making, social intelligence, novel andadaptive thingking, cross-cultural competency, computational thingking, nem-media literacy, design mindset, cognitive load management, and virtual collaboration.
Komentar (0)