Ganto.co - Sebanyak 44 Peserta Sekolah Duta Maritim Indonesia (SDMI) Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) yang terdiri dari perwakilan seluruh provinsi di Indonesia menggelar kampanye dukungan untuk pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) daerah kepulauan dan juga dukungan terhadap Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lokasi Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (14/8).
Peserta SDMI Aspeksindo tersebut menggelar kampanye dengan melakukan kegiatan catwalk di perempatan Sarinah sambil membawa puluhan replika rokok yang ditambahkan tanda silang. Hal ini sebagai wujud kepedulian terhadap bahaya puntung rokok yang mencemari laut.
Salah satu delegasi asal Universitas Negeri Padang, Muhammad Faisal memaparkan bahwa kampanye RUU daerah kepulauan dan mendukung KTR merupakan salah satu langkah awal untuk pemuda agar bisa menyuarakan pendapatnya.
"Menjadi suatu keharusan bagi kita sebagai calon generasi penerus bangsa dalam mendukung pengesahan RUU daerah Kepulauan dan KTR," ujarnya.
Muhammad Ridha, selaku Koordinator kegiatan kampanye tersebut menyatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu bentuk kampanye agar seluruh masyarakat lebih peduli terhadap isu maritim.
"Saat ini RUU daerah kepulauan ini masih belum mendapatkan atensi yang tinggi dari publik, padahal dengan disahkannya UU daerah kepulauan dapat mempercepat pembangunan daerah di wilayah pesisir dan kepulauan akan lebih terasa dan tidak timpang dengan pembangunan daerah diluar wilayah pesisir," ungkapnya.
Selain itu, Ridha mengatakan bahwa kegiatan lainnya adalah mengkampanyekan dukungan terhadap Perda KTR, Revisi PP 109 Tahun 2012 serta pelarangan total iklan, promosi dan sponsorship rokok. Hal tersebut dikampanyekan agar kedepannya generasi muda maritim mampu menjadi pemuda yang memiliki kreatifitas tinggi dan unggul di era bonus demografi saat ini.
Lebih lanjut ia mengatakan, jangan sampai dikarenakan tidak adanya pengendalian terhadap produk rokok, maka generasi muda menjadi disabilitas karena berbagai macam penyakit yang ditimbulkan oleh produk rokok.
"Tidak hanya itu dukungan tersebut kami kampanyekan agar pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh puntung rokok dan sampah lainnya mampu berkurang sehingga kedepannya kita dapat terus menikmati kekayaan laut kita baik berbentuk wisata atau hasil tangkapan laut yang berkualitas dan tidak tercemar oleh limbah puntung rokok," lanjutnya.
Ridha berharap dengan adanya kegiatan ini para duta maritim bisa dapat mengampanyekan apa yang sudah mereka lakukan di daerahnya masing-masing.
"Namun tentunya kampanye ini tidak hanya sampai disini. Kedepannya para duta maritim yang akan kembali ke daerahnya masing-masing akan kembali mengkampanyekan wisata bahari tanpa rokok dan mendorong RUU Daerah Kepulauan demi percepatan pembangunan di wilayah pesisir Indonesia," tutupnya.
Komentar (0)