Ganto.co - Universitas Sahid (USAHID) Jakarta melalui Departemen Ilmu Komunikasi menggelar seminar nasional komunikasi pada dengan tema "Tantangan Indonesia Menghadapi Ilmu Komunikasi Pada Era Digitalisasi Teknologi" melalui platform Zoom Meeting, Senin (15/8).
Prof. Dr. Ir. Kholil., M.Kom., IPU., selaku Rektor USAHID mengatakan banyak permasalahan yang di alami Indonesia terkhusus saat pandemi Covid-19. Ia mengatakan, saat terjadinya Covid 19 dinamika problematika Covid yang begitu berkembang secara cepat komunikasi antara satu dengan lembaga yang lain kurang harmonis, sehingga ilmu komunikasi dituntut untuk bisa menyampaikan narasi yang benar dan baik.
"Maka dari itu peran komunikasi disini sangat penting bagaimana bisa memilih dan memilah mana narasi yang penting bagi masyarakat yang bisa meningkatkan rasa kepatriatisme berbangsa dan bernegara bisa ikut terlibat dalam membangun negara apa lagi saat ini sekarang ketika pemerintah dan masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan yang ke 77," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan sudah saatnya pemerintah bisa membangun narasi yang kompak sehingga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat serta komunikasi antara lembaga satu dengan lembaga lainnya bisa berjalan secara harmonis sehingga masyarakat bisa mensuport program program pemerintah," ujarnya.
"Semakin canggihnya teknologi digital masa kini membuat perubahan besar terhadap dunia, dan telah melahirkan berbagai macam teknologi baru yang semakin maju. Teknologi pada era digital ini membawa banyak manfaat dari berbagai bidang seperti politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan atau keamanan serta teknologi informasi, namun tidak dipungkiri setiap pemanfaatannya memiliki tantangan," ujarnya.
Kholil menambahkan, pemerintah perlu berpartisipasi aktif dengan membuat regulasi terkait penguatan literasi digital. Dengan adanya sebuah regulasi yang disepakati bersama dapat mencegah perilaku berisiko dari pemanfaatan teknologi informasi saat ini.
"Yang harus kita lakukan terkhususnya para generasi muda ini yaitu melalui penguatan literasi digital baik dari sisi teknis maupun dalam etika berbudaya di dunia digital," tutupnya.
Komentar (0)