Ganto.co - Kota Pariaman kembali menggelar acara tahunan yaitu kebudayaan Tabuik Kota Pariaman yang sempat vakum selama 2 tahun diakibatkan oleh tingginya Covid-19, acara puncak ini berlangsung di Pelataran Muaro Pantai Gandoriah Kota Pariaman, Minggu (14/8).
Tabuik Pariaman dibagi menjadi 2 yaitu Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang, dimana nanti ke dua Tabuik ini bakal saling di adu sebelum masuk ke prosesi Tabuik Dibuang Ka Lauik. Proses acara Tabuik di mulai dari tanggal 30 Juli sampai 14 Agustus 2022, dengan rangkaian acara pertama Maambiak Tanah, dilanjutkan proses Maambiak Batang Pisang, Maradai, Maatam, Maarak Jari-jari, Maarak Saroban, kemudian diikuti 3 rangkaian proses terakhir yaitu Tabuik Naiak Pangkek, Hoyak Tabuik, dan Tabuik Dibuang Ka Lauik.
Dr. H. Genius Umar, S.Sos., M.Si selaku Wali Kota Pariaman menyampaikan bahwa Masyarakat mendesak agar pemerintah Kota Pariaman pada tahun 2022 kembali menggelar Tabuik, ketika kembali digelar menghasilkan sebanyak 250 Ribu pengunjung Tabuik di tahun ini.
"Setelah 2 tahun kita tidak melaksanakan Tabuik ini karena pandemi Covid, atas desakan masyarakat untuk pemerintah kota agar merayakan kembali acara tabuik ini, acara tabuik ini telah dilaksanakan selama 2 minggu, selama 2 minggu itu tamu kita sudah 250 Ribu orang," ungkapnya.
Lebih lanjut, Genius menambahkan Tabuik menjadi momentum untuk dapat mengembangkan pariwisata yang ada di Kota Pariaman dan juga menjadi pemersatu masyarakat Kota Pariaman agar dapat menjadi lebih baik untuk kedepannya.
"Untuk itu tabuik menjadi momentum kita, kita jadikan jembatan untuk mengembangkan pariwisata kota pariaman, serta mempersatukan masyarakat kota pariaman menjadi satu padu membangun Kota Pariaman menjadi lebih baik lagi kedepan," katanya.
Dalam pembukaanya, Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, S.P., sekaligus meresmikan Pesona Hoyak Tabuik Kota Pariaman berharap untuk tahun berikutnya kegiatan wisata baik di Kota Pariaman maupun di Sumatra Barat dapat berkembang sehingga dapat di promosikan ke masyarakat Internasional.
"Mudah-mudahan untuk tahun selanjutnya kegiatan wisata di Kota Pariaman ini dan kemudian Sumatra Barat akan lebih menggeliat lagi, ini berati masih ada pekerjaan rumah yang harus kita kerjakan bersama yaitu mempromosikan potensi wisata dalam hal ini destinasi wisata Kota Pariaman ke masyarakat Internasional," tutupnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumatra Barat, Anggota DPR RI, Kemenkumham Sumatra Barat, Wali Kota Padang, Wali Kota Palu, Wakil Wali Kota Pariaman, serta pejabat seluruh Sumatra Barat dan tokoh masyarakat.
Komentar (0)