Pemerintah kota Pekanbaru sudah memberikan lahan kepada para pedagang untuk berjualan di Jalan Balam, Panam di belakang Giant. Pedagang yang mau berjualan disediakan tenda dan juga bisa menitipkan barang dagangan mereka disana. "Kalau jualan disana sewanya mahal, bisa sampai lima ratus ribu dan teman saya bilang pendapatannya pun tak sesuai," ujar Rafel.
Tepat di taman dekat Bundaran Nol Pekanbaru satu Pleton Pengendalian Masa (Dalmas) Satpol PP berbaris sejajar dalam keadaan siaga dengan tameng yang di pegang oleh masing-masing Polisi PP berpakaian lengkap. Jumlahnya sekitar 26 orang. Sudah tiga hari mereka bersiap di lokasi ini sejak terjadi penertiban Rabu malam lalu. "Kami siap menertibkan, dan kami siap mati," ucap Poni Wahyudi Danton Dalmas Satpol PP. Mereka ditugaskan selama 16 hari oleh Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menertibkan pedagang kaki lima ini, dimulai sejak tanggal 29 Januari lalu.
Danton Poni menjelaskan selama tiga hari masa dinas Satpol PP dalam hal penertiban ini tidak pernah terjadi perlawanan. "Selama tiga hari ini, situasi masih dalam kategori kondusif," katanya. Satpol PP tergabung dalam Tim Yustisi bersama Kepolisian dan Dinas Perhubungan. "Polisi disini hanya mengamankan, terutama untuk menjaga ketertiban lalu lintas."
Oleh Rahmi Jaerman
Komentar (0)