Pelaksanaan wisuda periode ke-89 yang bertepatan dengan Dies Natalis ke-56 Universitas Negeri Padang (UNP) diadakan di Gelanggang Olahraga (GOR), Sabtu (2/10) lalu, Rektor UNP, Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi, M.Pd., menyampaikan orasi ilmiahnya dengan tema "Menghargai Persamaan dalam Perbedaan dan Memperkuat Persatuan dalam Keberagaman". Tema ini merupakan ungkapan keprihatinan UNP terhadap lemahnya persatuan dan kesatuan dalam perbedaan yang terwujud dalam Bhineka Tunggal Ika.
Lebih lanjut Mawardi menjelaskan trilogi Harkat dan Martabat Manusia (HMM), Bhineka Tunggal Ika, dan Pancasila telah ternodai oleh konflik-konflik yang merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konflik yang timbul dan bergejolak di beberapa daerah adalah sebagai indikasi kurangnya pemahaman terhadap makna trilogi yang mengharapkan kekompakan dan kesolidan. "Masih lekat di ingatan kasus Tarakan (Kalimantan Timur) yang justru jadi sasaran empuk media massa," jelasnya.
Marwadi juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kebodohan dan kekurangarifan yang tidak sesuai dengan makna yang terkandung dalam trilogi. Ia khawatir para pendidik tidak mampu memaknai trilogi yang berujung malapetaka pada dunia pendidikan. Pendidikan yang mengupayakan memproduksi orang dengan perilaku berkarakter cerdas, ternyata bertindak bodoh dan kurang bijaksana.
Menurutnya untuk memperhatikan dan menanggapi tantangan persatuan dan kesatuan, dunia pendidikan menghadapi dua tugas pokok. Tugas pertama, membentuk peserta didik menjadi manusia, anggota masyarakat, dan warga negara yang ber-HMM tinggi, mantap ber-Bhineka Tunggal Ika, dan kukuh berjiwa Pancasila. Tugas kedua, membersihkan "kotoran" yang menggerogoti peserta didik sebagai akibat dari penangkapan dan pemaknaan berbagai penyimpangan.
Di akhir orasinya, Mawardi berharap kepada para wisudawan/wati yang diwisuda periode ini untuk siap dalam menghadapi tantangan zaman dan mampu melaksanakan tugas pokok dunia pendidikan. Lapangan pekerjaan siap menanti, namun wisudawan/wati harus siap bersaing dengan Sumber Daya Manusia lulusan perguruan tinggi lainnya. "Lulusan UNP hendaknya mampu bersaing dan membanggakan, berkategori excellent," tutupnya.
Sebanyak 2.437 wisudawan/wati diwisuda pada periode ini. Dari 2.437 wisudawan/wati, 136 dari program pascasarjana, 27 dari Magister Managemen (MM), 313 dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), 462 dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), 355 dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), 173 dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS), 323 dari Fakultas Teknik (FT), 472 dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), serta 180 dari Fakultas Ekonomi (FE). Yesi*
Komentar (0)